Kemnaker Buka 70 Ribu Kuota Pelatihan Gratis untuk Lulusan SMA/SMK
Kementerian Ketenagakerjaan membuka 70 ribu kuota pelatihan kerja gratis khusus untuk lulusan SMA dan SMK di seluruh Indonesia. Pengumuman ini disampaikan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor pada 18 Mei 2026 sebagai upaya meningkatkan keterampilan generasi muda dan menekan angka pengangguran.
Skema pelatihan dan jaringan pelaksana
Pelatihan akan diselenggarakan melalui balai latihan kerja milik Kementerian Ketenagakerjaan di berbagai daerah. Selain itu, pelaksanaan diperluas lewat kerja sama dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) untuk menjangkau peserta di wilayah yang lebih luas.
Pelatihan kami lakukan di balai latihan kerja Kementerian Ketenagakerjaan. Kami juga bekerja sama dengan UPTD di berbagai daerah untuk memperluas jangkauan peserta.
Pendaftaran lewat aplikasi Siap Kerja
Calon peserta dapat mendaftar melalui aplikasi Siap Kerja. Aplikasi ini terintegrasi dengan program Magang Hub dan pelatihan vokasi nasional, sehingga pendaftaran dan penyaluran peserta dikoordinasikan secara digital.
Silakan dibuka teman-teman kalau mau download Siap Kerja.
Insentif dan ketentuan peserta
Peserta yang mengikuti program akan mendapatkan uang saku harian sebagai insentif. Besaran yang ditetapkan pemerintah adalah Rp20.000 per orang per hari. Program ditujukan khusus bagi lulusan SMA dan SMK yang ingin meningkatkan kompetensi kerja.
Insentif ditetapkan sebesar Rp20 ribu per orang per hari.
Tujuan dan dampak
Pemerintah menyatakan program ini bertujuan memperluas akses pelatihan dan meningkatkan daya saing tenaga kerja nasional. Dengan keterampilan vokasi yang lebih baik, lulusan SMA/SMK diharapkan lebih siap menghadapi pasar kerja yang semakin kompetitif.
Ini karena mereka akan menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.
Pelatihan gratis ini menjadi langkah konkret untuk menjembatani kesenjangan keterampilan dan kesempatan kerja bagi lulusan menengah. Ke depan, pengaruh program akan bergantung pada cakupan pelatihan, kualitas instruktur, serta keterhubungan dengan kebutuhan industri.
Berita Terkait
Mensos: Sekolah Rakyat Harus Akuntabel dan Bebas Korupsi
Mensos minta Sekolah Rakyat dijalankan akuntabel dan bebas korupsi; program beroperasi di 166 titik dengan t...
Bapanas Gandeng UNS Perkuat Ketahanan Pangan Berbasis Data
Bapanas dan FMIPA UNS teken kerja sama di Jakarta (19 Mei 2026) untuk perkuat ketahanan pangan lewat riset d...
Stok Beras Rekor 5,37 Juta Ton, Pemerintah Antisipasi Kemarau 2026
Stok beras nasional mencapai 5,37 juta ton per 18 Mei 2026, rekor baru; pemerintah perkuat cadangan menjelan...
Bantuan Combine Harvester Tiba, Petani Tuban Panen Modern
Kementan salurkan corn combine harvester ke Tuban untuk percepat panen dan modernisasi, dukungan jelang pane...
Prabowo: PDIP Tidak Gabung Pemerintahan Agar Awasi Eksekutif
Prabowo menghormati keputusan PDI-P tak bergabung di pemerintahan, menyebut hal itu penting untuk mengawasi...
Wamentan: Prabowo Bentuk BUMN Khusus Ekspor untuk Kikis Feodalisme
Wamentan Sudaryono mengatakan pembentukan BUMN Khusus Ekspor dimaksudkan menghentikan transfer pricing, unde...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!