Harga Bahan Pangan Naik di Pasar Senen, Modal Pedagang Membengkak
Sejumlah komoditas pangan di Pasar Senen, Jakarta, mengalami kenaikan harga dalam beberapa waktu terakhir. Kenaikan tersebut berdampak pada modal belanja pedagang dan omzet harian akibat berkurangnya pengunjung pasar.
Ringkasan kenaikan dan waktu
Informasi dihimpun pada Senin, 18 Mei 2026. Beberapa komoditas penting tercatat naik, terutama bawang merah dan daging sapi. Pedagang menyesuaikan harga jual karena kenaikan harga kulakan dari pemasok.
Perbandingan harga
| Komoditas | Harga sebelumnya (Rp/kg) | Harga kini (Rp/kg) |
|---|---|---|
| Bawang merah (ecer) | 50.000 | 55.000 |
| Kulakan bawang merah | 45.000 | 50.000 |
| Daging sapi | 135.000 | 150.000 |
| Cabai rawit merah | - | ~80.000 |
| Cabai keriting merah / rawit hijau | - | ~50.000 |
| Ayam utuh | - | 35.000 |
| Fillet dada ayam | - | 47.000 |
| Fillet paha ayam | - | 46.000 |
Respons pedagang
Pedagang sembako di Pasar Senen, Rum, menyebut kondisi pasar kini lebih sepi dan daya beli menurun. Dia mengakui kenaikan harga memaksa pedagang mengurangi stok.
"Iya, harga-harganya pada naik. Naiknya ya lumayan, jadi, ya ngikutin gitu,"
"Yang naik kayak bawang merah, itu naik. Juga kayak apa, semua naik lah, sedikit-sedikit sih naiknya gak banyak,"
Penjual daging sapi, Edi, juga mengonfirmasi kenaikan modal dan penyesuaian harga jual.
"Iya, itu. Modal ikut naik, harga jual juga kita ikut naik, cuma paling yang ini kadang-kadang mengeluh, yang pembeli yang mengeluh nih,"
"Harapan sih mudah-mudahan aja stabil lagi lah kayak dulu, seperti dulu. Biar semua sejahtera, penjual sejahtera, pembeli juga ikut sejahtera,"
Stok, distribusi, dan komoditas lain
Pedagang cabai, Tati, menyatakan harga cabai relatif stabil untuk saat ini, dengan cabai rawit merah di kisaran Rp80.000 per kilogram dan cabai keriting merah serta rawit hijau sekitar Rp50.000 per kilogram. Sejumlah pedagang melaporkan distribusi bahan pangan di pasar masih berjalan lancar.
Penjual daging ayam, Helmi, menilai nilai tukar dolar tidak memengaruhi harga ayam di Pasar Senen. Menurutnya, harga ayam lebih bergantung pada ketersediaan stok dari peternak.
Implikasi dan prospek
Kenaikan harga kulakan dan beberapa komoditas mendorong pedagang menyesuaikan stok dan harga jual. Dampak selanjutnya kemungkinan berpengaruh pada daya beli konsumen dan omzet harian pedagang jika tren sepi berlanjut. Pedagang berharap kondisi kembali stabil agar kesejahteraan penjual dan pembeli terjaga.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Menteri LH Pastikan Tim Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin
Menteri LH Jumhur Hidayat meninjau TPA Jatiwaringin, memastikan tim gabungan berhasil memangkas api dari 70%...
Pokdarwis Diubah Jadi Koperasi untuk Perkuat Ekonomi Pariwisata
Pemerintah mengubah Pokdarwis menjadi koperasi lewat pilot di Belitung untuk memperkuat ekonomi pariwisata b...
Wamen LH Minta Kepala Daerah Waspada Kebakaran di TPA Saat El Nino
Wamen LH minta kepala daerah waspadai kebakaran TPA saat El Nino; Menteri LH keluarkan surat edaran pasca ke...
Pemerintah Percepat Cetak Sawah Papua Selatan untuk Kesejahteraan
Pemerintah percepat cetak sawah di Papua Selatan, 48.934 ha terlibat, Rp1,3 triliun dialokasikan untuk tingk...
KemenPPPA Ajak Anak Jadi Penggerak Perubahan Iklim
KemenPPPA mendorong anak dan generasi muda aktif menghadapi krisis iklim melalui aksi sederhana seperti peng...
LPDP Buka Pendaftaran Beasiswa Tahap II 2026, Sediakan 10 Program
LPDP membuka pendaftaran Beasiswa Tahap II 2026 sejak 30 Juni 2026, menyediakan sedikitnya 10 program untuk...