Kemensos Salurkan Bantuan Lanjutan Pascabencana di Aceh, Sumut, Sumbar
Kementerian Sosial (Kemensos) terus menyalurkan bantuan lanjutan bagi warga terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pernyataan itu disampaikan Menteri Sosial Saifullah Yusuf usai menerima audiensi Wakil Gubernur Aceh di Jakarta, Rabu 20 Mei 2026. Langkah ini bertujuan mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi pascabencana berdasarkan data terverifikasi.
Penyaluran dan tahapan bantuan
Menurut Menteri Sosial, tahap pertama bantuan pascabencana telah disalurkan hampir mencapai angka besar. Proses penyaluran lanjutan akan dilakukan bertahap dan mengacu pada data yang sudah diverifikasi oleh pemerintah daerah dan pusat.
“Alhamdulillah semua jalan sekarang sedang berproses. Untuk bantuan sosial PKH dan bantuan pangan non-tunai triwulan kedua,”
“Kami juga melanjutkan bantuan kebencanaan melalui Satgas rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Sesuai arahan Presiden,”
Saifullah menegaskan penyaluran dilaksanakan berdasarkan data valid dari beberapa kabupaten dan kota yang terdampak.
“Kami akan menyalurkan bantuan berdasarkan data-data yang sudah terverifikasi. Dari beberapa kabupaten dan kota di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,”
“Nilainya lebih dari Rp1 triliun. Penyaluran dilakukan secara bertahap,”
Rincian jenis bantuan
Bantuan yang disalurkan meliputi program reguler serta paket rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Bentuk bantuan difokuskan untuk pemulihan keluarga dan pemenuhan kebutuhan dasar.
- Santunan kematian bagi keluarga korban bencana
- Bantuan perawatan untuk korban luka berat
- Bantuan stimulan sosial ekonomi untuk pemulihan usaha
- Isian rumah dan bantuan perbaikan tempat tinggal
- Jaminan hidup selama tiga bulan untuk keluarga terdampak
Usulan Pemerintah Aceh
Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menyampaikan dampak bencana yang meningkatkan angka kemiskinan di provinsi tersebut. Pemerintah Aceh mengajukan beberapa usulan kepada Kemensos untuk mempercepat pemulihan.
“Kami memohon ada 800 ribu masyarakat Aceh agar ditanggungkan melalui dana Kemensos untuk PBI JK,”
“Kami berharap bantuan pascabencana untuk Aceh dapat segera disalurkan. Agar pertumbuhan ekonomi masyarakat bisa kembali bergerak cepat,”
Selain usulan perluasan penerima PBI Jaminan Kesehatan (PBI JK), pemerintah daerah juga mengajukan tambahan anggaran pascabencana sebesar Rp1,03 triliun untuk mempercepat pemulihan dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Implikasi dan langkah ke depan
Penyaluran bantuan yang berbasis data diharapkan mendorong efisiensi dan menargetkan penerima yang paling membutuhkan. Ke depan, koordinasi antara Kemensos, pemerintah daerah, dan Satgas rehabilitasi akan menjadi kunci percepatan rekonstruksi.
Monitoring dan verifikasi data tetap dilakukan agar anggaran dan bantuan mencapai target prioritas korban terdampak.
Berita Terkait
Mentan: Desa Kuat, Tak Bergantung pada Dolar AS
Mentan Andi Amran Sulaiman menyebut penguatan dolar tak serta-merta mengancam desa karena pertanian kuat dan...
Mensos: Sekolah Rakyat Harus Akuntabel dan Bebas Korupsi
Mensos minta Sekolah Rakyat dijalankan akuntabel dan bebas korupsi; program beroperasi di 166 titik dengan t...
Bapanas Gandeng UNS Perkuat Ketahanan Pangan Berbasis Data
Bapanas dan FMIPA UNS teken kerja sama di Jakarta (19 Mei 2026) untuk perkuat ketahanan pangan lewat riset d...
Stok Beras Rekor 5,37 Juta Ton, Pemerintah Antisipasi Kemarau 2026
Stok beras nasional mencapai 5,37 juta ton per 18 Mei 2026, rekor baru; pemerintah perkuat cadangan menjelan...
Bantuan Combine Harvester Tiba, Petani Tuban Panen Modern
Kementan salurkan corn combine harvester ke Tuban untuk percepat panen dan modernisasi, dukungan jelang pane...
Prabowo: PDIP Tidak Gabung Pemerintahan Agar Awasi Eksekutif
Prabowo menghormati keputusan PDI-P tak bergabung di pemerintahan, menyebut hal itu penting untuk mengawasi...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!