Wabup Deliserdang Ajak Pemuda Lestarikan Gendang Guro-guro Aron
Wakil Bupati Deliserdang Lom Lom Suwondo mengajak generasi muda untuk terus berkarya dan melestarikan budaya daerah saat membuka Gendang Guro-guro Aron Rebu-rebu di Desa Sibunga-Bunga Hilir, Kecamatan STM Hulu, Sabtu malam (13/6). Ajakan itu disampaikan agar pemuda tidak melupakan akar budaya sekaligus berkontribusi membangun daerah.
Acara pembukaan dan pesan utama
Kegiatan dibuka oleh Wakil Bupati dan digelar oleh Karang Taruna Simaka Group. Kegiatan ini bukan semata hiburan, melainkan wahana mempertahankan nilai budaya turun-temurun.
Di tengah derasnya arus globalisasi, pelestarian budaya lokal seperti ini menjadi sangat penting agar identitas dan jati diri masyarakat tetap terjaga
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Wabup sebagai penekanan akan pentingnya menjaga identitas budaya Karo di era modern.
Peran generasi muda
Wabup menegaskan generasi muda memiliki peran sentral: menjadi pelaku, penjaga, dan penerus tradisi. Ia berharap pemuda tidak sekadar menjadi penikmat, tetapi aktif berpartisipasi dalam kegiatan budaya.
Menurutnya, pelibatan pemuda penting untuk memastikan tradisi tetap relevan di tengah perubahan sosial dan teknologi.
Penyelenggara dan peserta
Kegiatan berlangsung meriah dan hangat, mencerminkan semangat kebersamaan masyarakat dalam merawat budaya. Penyelenggara serta pihak yang hadir antara lain:
- Karang Taruna Simaka Group (penyelenggara)
- Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga serta Pariwisata Kabupaten Deliserdang, Yudy Hilmawan SE MM
- Camat STM Hulu beserta jajaran
- Para kepala desa se-Kecamatan STM Hulu
- Tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat setempat
Makna budaya dan harapan ke depan
Gendang Guro-guro Aron berfungsi mempererat persaudaraan, menguatkan gotong royong, dan mempertahankan identitas Karo. Wabup memberikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang menyukseskan acara tersebut karena budaya mampu menyatukan keberagaman.
Di akhir sambutan, Wabup berharap kegiatan serupa terus menjadi ruang positif bagi pemuda untuk menyalurkan kreativitas, memperkuat solidaritas sosial, dan menumbuhkan kecintaan terhadap budaya daerah.
Acara di Desa Sibunga-Bunga Hilir menunjukkan bahwa pelestarian budaya lokal dapat berjalan bersamaan dengan pembangunan daerah, asalkan ada keterlibatan aktif generasi muda dan dukungan masyarakat luas.
Berita Terkait
Wabup Resmikan Majelis Dzikir Daarul Istiqomah di Bilah Barat
Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri ST meresmikan Majelis Dzikir Daarul Istiqomah di Desa Tebing Linggahara; r...
Sosialisasi Perda Persampahan Medan Nomor 7/2024
Anggota DPRD Medan Tia Ayu sosialisasi Perda No.7/2024 tentang pengelolaan sampah pada 14 Juni; sekitar 1.00...
TOTK Lake Toba 2026 di Samosir Berakhir Sukses, Ribuan Pelari Ikut
TOTK Lake Toba 2026 di Samosir resmi ditutup, diikuti ribuan pelari dari 34 negara; penyerahan hadiah digela...
TTI Soroti Keterlambatan Tender RS Regional Tapaktuan Rp13,8 Miliar
TTI mendesak penjelasan soal keterlambatan tender RS Regional Tapaktuan Rp13,8 miliar TA 2026 dan minta peng...
Menteri PU Tinjau Sekolah Rakyat Aceh 2 di Subulussalam
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau progres Sekolah Rakyat Aceh 2 di Subulussalam; proyek 6,8 ha nilai kontrak...
Kapolda Aceh Rotasi Pejabat, Kasatreskrim Aceh Selatan Diganti
Kapolda Aceh melantik pejabat baru; Kasatreskrim Aceh Selatan diganti lewat Surat Telegram ST/311 tanggal 11...