Vinilon Raih Sertifikat Halal BPJPH untuk Produk Perpipaan
Vinilon Group resmi memperoleh sertifikat halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal BPJPH untuk sederet produk perpipaan pada Selasa, 8 September 2026. Sertifikasi mencakup pipa, fitting, water meter, hingga perekat, setelah melalui audit bahan, proses produksi, dan rantai pasok di fasilitas produksi di Cileungsi dan Mojokerto.
Rincian produk dan nomor sertifikat
Sertifikasi BPJPH terdaftar dengan beberapa nomor, antara lain ID 31410080150870826, ID 31410080150840826, dan ID 35410080177910826. Produk yang tercakup meliputi:
- Pipa PVC
- Pipa HDPE
- Pipa PPR
- KRAH dan Conduit
- Berbagai jenis fitting
- Water meter
- Vinilon Glue
Proses audit dan cakupan pemeriksaan
Proses sertifikasi dilakukan melalui serangkaian audit menyeluruh. Pemeriksaan mencakup bahan baku, proses produksi, manajemen rantai pasok, hingga penerapan Sistem Jaminan Produk Halal di lini produksi. Audit tersebut dilaksanakan di fasilitas Vinilon yang berlokasi di Cileungsi, Bogor, dan Mojokerto, Jawa Timur.
Pernyataan perusahaan
General Manager Marketing Vinilon Group, Christian Rudolf, menegaskan bahwa sertifikasi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan kepada konsumen. Ia menyampaikan bahwa pencapaian sertifikat halal bukan sekadar label, melainkan upaya nyata menghadirkan produk yang aman dan dapat dipercaya.
Pencapaian sertifikasi halal bagi Vinilon bukan sekadar penambahan label pada produk, tetapi merupakan bentuk komitmen kami untuk menghadirkan solusi perpipaan yang memberikan rasa aman bagi masyarakat
Dampak untuk rumah tangga dan industri
Sertifikasi halal pada komponen perpipaan memberi nilai tambah khususnya pada sistem air bersih rumah tangga. Air yang dialirkan melalui pipa digunakan untuk memasak, kebersihan pribadi, dan kebutuhan ibadah. Untuk sektor industri, sertifikasi komponen dapat membantu membangun rantai pasok yang sesuai dengan kebutuhan industri halal.
Komitmen berkelanjutan
Vinilon menyebut capaian ini sebagai langkah lanjutan setelah memperoleh berbagai sertifikat uji untuk produknya. Perusahaan berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi sistem perpipaan bagi hunian, fasilitas publik, gedung komersial, dan sektor industri, sekaligus mendukung pembangunan infrastruktur air bersih di Indonesia dengan fokus pada kualitas, inovasi, dan kepercayaan konsumen.
Dengan sertifikasi ini, Vinilon diharapkan bisa memperluas penerimaan produknya di pasar yang menuntut standar halal, sekaligus memperkuat posisi perusahaan dalam penyediaan sistem perpipaan nasional.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...