USM Medan Resmikan Pusat Pelatihan Kerja ke Jepang
Medan — Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia meresmikan pusat pelatihan Our Blooming Academy Medan Onodera User Run pada Senin (24/8) di Kampus USM Jl. Kapten Muslim No. 79. Peresmian ditandai pengguntingan pita dan pemotongan tumpeng, serta dihadiri Wakil Konsulat Jepang Suzuki Yuushi, perwakilan Wali Kota Medan, dan pimpinan kampus.
Peresmian dan suasana acara
Grand opening berlangsung di Hall Washington Purba USM Indonesia. Acara menampilkan paduan suara yang membawakan lagu Jepang dan sesi foto bersama peserta pelatihan serta mahasiswa.
Hadir pada peresmian antara lain Wakil Konsulat Jepang Suzuki Yuushi, Wakil Presiden Onodera User Run Tsugeno Takashi, Ketua Yayasan Sari Mutiara Dr. Parlindungan Purba, dan Rektor USM Indonesia Prof. Dr. Ivan Elisabeth Purba, M.Kes.
Tujuan dan manfaat program
Pusat pelatihan ini menyediakan pembelajaran Bahasa Jepang dan keterampilan khusus secara gratis. Program ditujukan untuk mempersiapkan kaum muda Asia mengikuti program Specified Skill Worker (SSW) ke Jepang.
Wakil Konsulat Jepang Suzuki Yuushi menilai kerja sama ini memperkuat hubungan bilateral dan memperluas peluang kerja lintas negara.
“Pelatihan ini diharapkan menghasilkan lulusan yang dapat berkarya terutama dalam mendukung masyarakat Jepang. Saya sampaikan penghargaan kepada USM Indonesia dan semua pihak yang mendukung program tersebut untuk mempererat persahabatan antara Jepang dan Indonesia.”
Alur pendaftaran dan mekanisme seleksi
Rektor Prof. Dr. Ivan Elisabeth Purba menjelaskan mekanisme penerimaan calon peserta. Proses dimulai dari pendaftaran hingga keberangkatan ke Jepang jika memenuhi syarat.
- Mendaftar melalui Google Form.
- Seleksi berkas dan interview awal.
- Penandatanganan surat perjanjian dan pengumpulan dokumen.
- Pelatihan di Our Blooming Academy Medan Onodera User Run.
- Ujian Bahasa Jepang dan persyaratan SSW serta interview dengan perusahaan Jepang (user).
- Keberangkatan bekerja ke Jepang jika lolos semua persyaratan.
Rector menegaskan fasilitas program sangat mendukung: gratis pendaftaran, gratis pelatihan, gratis visa, gratis tiket pesawat, dan gratis asrama putri.
“Raih mimpi bekerja di Jepang bersama Our Blooming Academy Medan Onodera User Run di kampus USM Indonesia. Gratis pendaftaran, gratis pelatihan, gratis visa, gratis tiket pesawat dan gratis asrama putri.”
Dukungan pemerintah kota dan prospek lokal
Wali Kota Medan melalui Kepala Dinas Ketenagakerjaan Ramaddan Siregar menyambut positif pembukaan pusat pelatihan. Pemerintah kota mendorong peningkatan keterampilan sebagai bekal pekerja menghadapi dunia kerja yang dinamis.
Menurut pernyataan pemerintah daerah, kehadiran lembaga pelatihan ini memberi ruang bagi masyarakat Medan meningkatkan kompetensi dan memperluas kesempatan kerja, baik di dalam negeri maupun di Jepang.
Pusat pelatihan Our Blooming Academy diharapkan menjadi jembatan bagi lulusan muda untuk mengakses peluang kerja internasional sekaligus memperkuat hubungan kerjasama pendidikan dan tenaga kerja antara Indonesia dan Jepang.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polsek Aek Natas Bekuk Pengedar, Sita Sabu 1,95 Gram di Perkebunan
Unit Reskrim Polsek Aek Natas menangkap RS alias Gobang (33) di perkebunan sawit Labuhanbatu Utara dan menyi...
DPRD Batubara Sampaikan Perubahan Propemperda 2026
DPRD Batubara menyampaikan perubahan Propemperda 2026 pada 9 Oktober, mencakup penambahan satu Ranperda dan...
T. Haris Fadhillah Daftar Calon Ketua PWI Aceh 2026–2031
T. Haris Fadhillah mendaftar sebagai calon Ketua PWI Aceh 2026–2031, mengusung penguatan SDM, transformasi k...
PUPR Banda Aceh Survei 6 Manhole Rusak di Jalan Tgk. Daud Beureueh
Dinas PUPR Banda Aceh temukan enam manhole rusak di Jalan Tgk. Daud Beureueh; dua sudah diperbaiki, sisanya...
Enam Siswa Dirawat, Kondisi Korban Keracunan MBG di Medan Membaik
RSU IPI Medan: enam siswa korban keracunan MBG dirawat, dua sudah pulang setelah kondisi membaik; empat masi...
Sumut Dapat 15.011 Unit Bedah Rumah 2026, Ribuan Belum Diverifikasi
Sumut mendapat 15.011 unit bedah rumah 2026, namun 5.943 unit belum didata; Pemprov diminta percepat koordin...