Unimed Gelar Edukasi Siaga Bencana dan Trauma Healing di Langkat
Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Negeri Medan (Unimed) menggelar edukasi siaga bencana dan pendampingan trauma healing bagi anak sekolah dasar pada Jumat (19/6) di Aula Kantor Desa Paya Perupuk, Kabupaten Langkat. Kegiatan ini diikuti oleh 30 siswa SD serta perangkat desa sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas masyarakat menghadapi banjir dan pemulihan psikologis pascabencana.
Pelaksanaan kegiatan
Kegiatan bertajuk “Edukasi Siaga Bencana Banjir dan Pendampingan Trauma Healing bagi Anak Sekolah Dasar Pascabencana” berlangsung dengan suasana hangat dan antusias. Kepala Desa Paya Perupuk, M. Syafri, hadir mendukung penuh pelaksanaan program dan menyambut tim PKM Unimed yang memilih desanya sebagai lokasi pengabdian.
“Edukasi kesiapsiagaan bencana dan pendampingan psikologis bagi anak-anak sangat penting untuk memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang,”
Kutipan di atas disampaikan Kepala Desa M. Syafri saat membuka kegiatan, menekankan pentingnya langkah preventif dan dukungan psikososial bagi anak-anak.
Materi dan metode
Materi pertama disampaikan oleh Armitasari, M.Pd., dengan tema Trauma Healing bagi anak pascabencana. Sesi ini menghadirkan aktivitas interaktif yang dirancang untuk membantu anak mengekspresikan perasaan, membangun rasa aman, dan meningkatkan kepercayaan diri.
Materi kedua berupa simulasi tanggap bencana banjir dibawakan oleh Aprita dari Rumah Intuisi Tanjung Pura Langkat. Simulasi menitikberatkan pada langkah praktis yang bisa dilakukan siswa dan keluarga saat banjir melanda.
Tujuan dan dukungan
Ketua Tim PKM Unimed, Lala Jelita Ananda, M.Pd., menjelaskan tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat, khususnya anak-anak, serta membantu mereka mengelola pengalaman traumatis melalui pendekatan edukatif dan menyenangkan.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan tentang mitigasi bencana, tetapi juga mampu menumbuhkan rasa percaya diri, ketenangan, dan kesiapan anak-anak dalam menghadapi situasi darurat di masa yang akan datang,”
Lala menegaskan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintahan desa, dan masyarakat dalam memperkuat ketangguhan lokal.
“Dukungan seluruh pihak diharapkan dapat menjadi modal penting dalam mewujudkan masyarakat yang tangguh, siap siaga, dan peduli terhadap keselamatan bersama,”
Pernyataan ini disampaikan Lala didampingi anggota tim Yusra Nasution, M.Pd., dan Stelly Martha Lova, M.Pd.
Dampak dan tindak lanjut
Panitia melaporkan bahwa siswa mengikuti rangkaian kegiatan dengan nyaman dan antusias. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi Desa Paya Perupuk untuk menyusun program kesiapsiagaan yang melibatkan sekolah dan keluarga.
Ke depan, tim PKM berencana memantau hasil edukasi dan mengadakan sesi lanjutan untuk memperkuat keterampilan tanggap darurat serta dukungan psikologis bagi anak-anak yang terdampak bencana.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Aceh Lantik 228 PNS, 6 Lulusan IPDN Masuk ASN
Pemerintah Aceh melantik 228 PNS pada 6 Agustus di Banda Aceh; 6 di antaranya lulusan IPDN dan ditempatkan p...
Tia Ayu Ajak Hidupkan Gotong Royong dan Perkuat Pancasila di Medan
Tia Ayu ajak 500 warga Medan Marelan perkuat Pancasila dan hidupkan gotong royong untuk jaga persatuan dan l...
CFD Lapangan Merdeka Langsa Dipadati Ribuan, Hadir Gelar Pangan Murah
Ribuan warga memadati CFD Lapangan Merdeka Langsa, Minggu 9/8; acara jadi ruang olahraga, pusat UMKM, dan Ge...
PWI Samosir Kritisi Pembatasan Akses Wartawan di Festival Tao Toba
PWI Samosir menyoroti pembatasan akses wartawan saat Festival Tao Toba 2026 dan meminta mekanisme registrasi...
Rico Waas Janji Perbaiki Drainase dan Jalan di Medan Tembung
Wali Kota Medan Rico Waas mendengarkan keluhan warga Medan Tembung Sabtu malam dan menjanjikan perbaikan dra...
Satpolairud Langkat Bagikan Bendera ke Nelayan Sambut HUT RI-81
Satpolairud Polres Langkat membagikan Bendera Merah Putih kepada nelayan Babalan pada Sabtu (8/8) untuk meny...