Lokal

CFD Lapangan Merdeka Langsa Dipadati Ribuan, Hadir Gelar Pangan Murah

Bagikan:
Kerumunan warga di CFD Lapangan Merdeka Langsa saat hari minggu pagi

Langsa — Ribuan warga memadati Lapangan Merdeka saat Car Free Day (CFD) Pemerintah Kota Langsa, Minggu (9/8). Kegiatan pagi itu berubah jadi ruang olahraga, pusat ekonomi rakyat, dan lokasi layanan publik. Wali Kota Jeffry Sentana S Putra dan Wakil Wali Kota Muhammad Haikal Alfisyahrin hadir dan berbaur dengan masyarakat.

Ribuan warga ikut CFD, aktivitas beragam

Sejak pukul 06.00 WIB hingga 11.00 WIB, kawasan Jalan Protokol dan Jalan Cut Nyak Dhien ditutup untuk kendaraan bermotor. Area berubah menjadi arena senam, jalan santai, jogging, dan bersepeda. Tanpa kendaraan, warga menikmati ruang publik yang lebih aman dan nyaman.

Selain aktivitas olahraga, live music menghangatkan suasana dan membuat acara terasa lebih akrab. Puluhan pelaku UMKM turut memeriahkan dengan menjajakan kuliner, minuman, fesyen, dan kerajinan lokal.

Gelar Pangan Murah sambut HUT ke-81 RI

Pemerintah Kota melalui Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan menggelar Gelar Pangan Murah (GPM)

Komoditas Harga
Telur (per papan) Rp42.000
Cabai rawit (per kg) Rp60.000
Tomat (per kg) Rp13.000
Cabai hijau (per kg) Rp31.000
Cabai merah (per kg) Rp31.000
Bawang merah (per kg) Rp31.000
Bawang putih (per kg) Rp30.000
Ayam (per kg) Rp26.000

Pelayanan publik ikut hadir

Pelayanan publik juga tersedia di area CFD. Dinas Perhubungan membuka layanan pendaftaran E-Parking untuk memperkenalkan sistem parkir digital. Kantor Imigrasi memberikan informasi dan layanan paspor di lokasi.

Dekranasda menampilkan stand produk lokal, memberi peluang promosi bagi pelaku usaha kreatif. Kehadiran layanan ini dimaksudkan agar masyarakat bisa mengakses layanan pemerintahan tanpa harus datang ke kantor.

Target pengembangan CFD

Wali Kota Jeffry menilai tingginya antusiasme menjadi indikator kebutuhan ruang publik yang nyaman. Dia menyatakan pemerintah akan terus mengembangkan CFD agar memberi manfaat lebih luas.

"Kita melihat sendiri bagaimana masyarakat semakin antusias hadir di CFD. Ini menunjukkan bahwa masyarakat membutuhkan ruang untuk berolahraga, berkumpul bersama keluarga, bersilaturahmi dan menikmati akhir pekan dalam suasana yang sehat dan nyaman," ujar Jeffry.

Jeffry menambahkan CFD diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan olahraga. "Di sini ada UMKM, ada pelayanan publik, ada hiburan, dan berbagai kegiatan masyarakat," katanya, menegaskan konsep ruang publik yang hidup dan bermanfaat.

Dengan antusiasme yang terus meningkat, CFD Lapangan Merdeka kini bertransformasi menjadi titik pertemuan bagi olahraga, hiburan, promosi produk lokal, dan layanan publik. Pemerintah Kota menargetkan kegiatan ini terus dikembangkan menjadi agenda rutin yang lebih berkualitas.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait