Rico Waas Janji Perbaiki Drainase dan Jalan di Medan Tembung
Medan — Wali Kota Medan Rico Waas mengadakan Sapa Warga di Jalan Durung, Kelurahan Sidorejo, Medan Tembung, Sabtu (8/8) malam. Ia mendengarkan keluhan warga dan memberi solusi atas masalah drainase, jalan, penerangan, sampah, hingga layanan administrasi dan bantuan sosial.
Keluhan warga dan tindak lanjut
Warga menyampaikan berbagai persoalan lingkungan secara terbuka. Keluhan utama meliputi drainase yang mampet, jalan berlubang, lampu penerangan mati, dan armada pengangkut sampah yang terbatas.
- Drainase tua di Jalan Taduan Gang Buntu yang belum diperbaiki.
- Pengaspalan jalan dan pelebaran di Jalan Rela dan Jalan Keruntung.
- Poskamling yang tidak aktif dan kebutuhan penerangan jalan.
- Keterbatasan armada pengangkut sampah di beberapa ruas.
Rico memastikan beberapa perbaikan akan direalisasikan tahun ini. Ia meminta Camat Medan Tembung dan Kepala Dinas SDABMBK untuk segera mengecek kondisi drainase dan jalan, serta memperbaiki lampu di Jalan Taduan dan Jalan Taut.
Infrastruktur dan kebersihan
Rico mengingatkan pentingnya peran masyarakat menjaga kebersihan agar drainase tidak tersumbat. Ia menargetkan poskamling diaktifkan kembali dan mendorong penambahan anggaran tahun depan untuk penyediaan peralatan keamanan lingkungan.
Sebagai langkah operasional, Pemko Medan berencana menambah armada pengangkut sampah menjadi hingga 30 truk dan meminta warga ikut mengawasi layanan di lapangan.
Pelayanan administrasi dan bantuan sosial
Musa Simanjorang menyampaikan kesulitan mengurus administrasi kependudukan. Menjawab hal itu, Rico menjelaskan pengurusan KTP dan kartu keluarga kini sudah dapat dilayani di tingkat kecamatan sehingga warga tidak perlu bolak-balik ke Disdukcapil.
Usulan bantuan untuk lansia, penyandang disabilitas, sekolah, dan rumah ibadah akan dicek lebih lanjut oleh Dinas Sosial. Rico meminta pihak sekolah dan gereja yang membutuhkan bantuan mengajukan proposal sesuai ketentuan.
Kesehatan dan ketersediaan pangan
Soal layanan kesehatan, Wali Kota mengingatkan warga dapat menggunakan KTP untuk memperoleh layanan sesuai program yang berlaku. Selain itu, Pemko Medan akan menggelar Gerakan Pangan Murah di 268 titik untuk menjaga keterjangkauan harga pangan dan mengantisipasi inflasi.
Pesan penutup dan tindak lanjut
Di akhir acara, Rico meminta camat, lurah, dan kepala lingkungan untuk menjadi pengayom yang cepat merespons aspirasi masyarakat dan mendorong warga melaporkan masalah secara langsung agar segera ditindaklanjuti.
Camat, lurah, kepling harus cepat. Masalah apa pun cepat tanggap. Kalau ada masalah, laporkan. Masyarakat juga sampaikan secara langsung.
Rico menegaskan Pemko Medan membuka diri terhadap aspirasi dan akan memperbaiki hal yang masih kurang bersama warga. Ia menyebut Sapa Warga sebagai ruang komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat.
Yang masih kurang, mari kita perbaiki bersama. Ini malam minggu yang hangat. Malam mingguan bersama warga Medan Tembung. Setiap aspirasi yang disampaikan, kita tindak lanjuti.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Komisi III Panggil Polisi dan Keluarga soal Kematian Winda Gowasa
Komisi III DPR panggil Polda Sumut, Polrestabes Medan, dan keluarga terkait kematian Winda Gowasa; dua peris...
Tgk Abimaulana: Perhatikan Sunnah agar Wudhu Lebih Sempurna
Tgk Abimaulana di Langsa mengajak jamaah mengamalkan sunnah wudhu selain kewajiban agar ibadah lebih sempurn...
Komisi III Panggil Polda dan Keluarga Usut Kematian Winda
Komisi III DPR panggil Polda Sumut, Polrestabes Medan, dan keluarga untuk RDPU 11 Agustus usai kematian Wind...
Pria Tewas saat Perbaiki Kendaraan di Siantar Martoba
Polsek Siantar Martoba menemukan seorang pria meninggal di Jalan Darussalam setelah laporan ke Call Center 1...
Sabang Kejar Investasi Maritim, Mubadala Energy Pertimbangkan
Wali Kota Sabang: Mubadala Energy mempertimbangkan Sabang sebagai lokasi operasional; kota genjot layanan bu...
Dayah Wakaf Barbate Pindah ke Lokasi Baru di Gampong Data Makmur
Dayah Wakaf Barbate resmi menempati lokasi baru di Gampong Data Makmur, Aceh Besar pada 6 Agustus 2026; 16 s...