Lokal

Aceh Lantik 228 PNS, 6 Lulusan IPDN Masuk ASN

Bagikan:
Pelantikan 228 PNS Aceh di Gedung Serba Guna Banda Aceh

Banda Aceh — Pemerintah Aceh mengangkat 228 calon pegawai negeri sipil menjadi pegawai negeri sipil (PNS) dalam prosesi pengambilan sumpah dan penyerahan surat keputusan. Acara berlangsung di Gedung Serba Guna Lantai II Sekretariat Daerah Aceh, Banda Aceh, pada Kamis, 6 Agustus.

Prosesi pelantikan dan penempatan

Prosesi pengangkatan berjalan khidmat dan disaksikan pejabat Badan Kepegawaian Aceh (BKA). Para ASN baru itu kemudian ditempatkan pada 22 Satuan Perangkat Kerja Aceh (SKPA) sesuai kebutuhan.

Dari total 228 ASN yang diangkat, 6 orang merupakan lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Kepala BKA Abdul Qahar dan Kabid Kinerja dan Kesejahteraan BKA, Dr. Faisal, hadir dalam acara tersebut untuk memastikan administrasi penempatan berjalan lancar.

Pesan gubernur kepada ASN baru

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), menyampaikan sambutan yang dibacakan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Aceh, Teuku Robby Izra. Dalam sambutannya, gubernur menekankan bahwa status PNS membawa tanggung jawab besar sebagai pelayan publik dan perekat persatuan bangsa.

"Hari ini merupakan hari yang membahagiakan sekaligus menjadi awal dari amanah besar yang Saudara emban sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN),"

Gubernur juga mengingatkan bahwa proses seleksi yang dilalui para ASN sangat kompetitif. Menurutnya, peserta telah melewati seleksi bersama puluhan ribu pelamar melalui sistem Computer Assisted Test (CAT) milik BKN yang bersifat objektif dan transparan.

Standar kerja dan pembinaan

Muzakir Manaf menegaskan harapan pemerintah agar keberhasilan ini direspons dengan dedikasi tinggi. Ia menekankan kebutuhan ASN yang adaptif, menguasai teknologi, dan berorientasi pada hasil demi mewujudkan visi Aceh.

"Karena itu, kami berharap rasa syukur atas keberhasilan ini diwujudkan melalui dedikasi, integritas, dan etos kerja yang tinggi,"

Gubernur juga meminta setiap Kepala SKPA memberikan pembinaan, orientasi, dan pendampingan kepada PNS yang baru diangkat. Ia menyebut masa awal penugasan sebagai fase penting dalam membentuk karakter dan profesionalisme ASN.

Implikasi ke depan

Dengan penambahan 228 PNS, pemerintah Aceh berharap peningkatan kualitas layanan publik dan akselerasi program pembangunan. Para ASN baru diharapkan segera menyesuaikan diri dan bekerja berdasarkan sistem merit, kinerja, dan disiplin.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait