Film Siti Si Vampir: Vampir, Komedi, dan Satir Sosial
Siti Si Vampir adalah film drama komedi yang menggabungkan unsur vampir dengan kritik sosial. Disutradarai Rahabi Mandra, film ini menceritakan Siti, gadis dari lingkungan sederhana yang tiba-tiba masuk ke lingkaran elite. Film diproduksi Bahagia Tanpa Drama dan dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia pada 22 Oktober 2026.
Sinopsis singkat
Dalam potongan official first look, Siti terlihat kebingungan setelah terbangun dan menemukan dirinya memiliki gigi taring. Adegan tersebut lebih menonjolkan unsur komedi ketimbang horor. Cerita berkembang menjadi drama keluarga yang sekaligus menyentil ketimpangan kelas sosial ketika Siti mulai berinteraksi dengan dunia orang-orang berada.
Pemeran dan produksi
Film ini mempertemukan Satine Zaneta dan Ciccio Manassero untuk pertama kali di layar lebar sebagai dua karakter vampir. Selain mereka, pemeran lain antara lain Ajil Ditto dan Shania Gracia.
- Satine Zaneta
- Ciccio Manassero
- Ajil Ditto
- Shania Gracia
Siti Si Vampir diproduksi oleh Bahagia Tanpa Drama bersama Vidsee, AZ Films, Spectrum Film, dan PK Films.
Konsep dan pesan sosial
Produser Celerina Judisari menyebut ide membuat film vampir sudah lama diinginkannya, namun dikembangkan menjadi campuran komedi, drama keluarga, dan satir sosial.
"Siti Si Vampir menghadirkan pendekatan yang berbeda, sebuah drama komedi dengan lapisan drama keluarga dan satir sosial," ujarnya, Kamis 6 Agustus 2026. "Perjalanan dimulai ketika Siti yang biasanya bangun tidur di rusun, tiba-tiba terbangun di kamar mewah."
Sutradara Rahabi Mandra menjelaskan pemilihan figur vampir sebagai metafora untuk menggambarkan kehidupan kelas atas. Perubahan nasib Siti menjadi alat naratif untuk menyorot bagaimana seseorang dari latar sederhana menghadapi norma dan kebiasaan elite.
"Di Indonesia, vampir itu metafora yang pas untuk kelas atas," ujar Rahabi. "Sedangkan Siti ibarat anomali, anak rusun yang mendadak digigit nasib menjadi elite."
Rahabi juga menekankan bahwa konflik dalam film tak hanya soal perubahan fisik lantaran menjadi vampir, namun lebih luas: dampak sosial, pergeseran identitas, dan dinamika keluarga ketika akses sosial berubah secara tiba-tiba.
Jadwal tayang dan harapan
Film ini dijadwalkan rilis di seluruh bioskop Indonesia pada 22 Oktober 2026. Tim produksi berharap kombinasi komedi, drama keluarga, dan satire sosial memberi warna baru pada genre vampir di perfilman Indonesia.
Dengan pendekatan yang ringan namun menyentil, Siti Si Vampir berpotensi menarik penonton yang mencari tontonan bertema sosial tanpa kehilangan unsur hiburan.
Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.
Berita Terkait
Paramount Rilis Trailer Kedua 'Ebenezer' dengan Johnny Depp
Paramount rilis trailer kedua 'Ebenezer' karya Ti West; Johnny Depp kembali sebagai Ebenezer Scrooge dalam v...
Agnez Monica Akan Isi Opening Ceremony MotoGP Mandalika
Agnez Monica akan tampil di Opening Ceremony MotoGP Mandalika 2026 di Pertamina Mandalika International Circ...
Trailer Kedua Sense and Sensibility Rilis, Daisy Edgar-Jones Jadi Elinor
Trailer kedua adaptasi Jane Austen, Sense and Sensibility, dirilis 30 September 2026; Daisy Edgar-Jones meme...
Lyodra Rilis "Terkunci di Kamu" dengan 10 Lagu, Kolab Bilal
Lyodra umumkan album "Terkunci di Kamu" rilis 9 Oktober 2026, berisi 10 lagu termasuk kolaborasi dengan Bila...
MEOVV Siap Comeback dengan Single Album "GO HARD"
MEOVV akan merilis single album "GO HARD" berisi dua lagu pada 12 Oktober; rilis membawa tema pendewasaan da...
Barasuara Ungkap Proses Kreatif Lagu 'Api dan Mimpi' untuk GJLS
Barasuara mengungkap proses pembuatan lagu "Api dan Mimpi" untuk film GJLS: Berapi-Api, dimulai dari DM Rige...