Lokal

Rico Waas Perkuat Pendidikan dan Budaya melalui Gebyar Medan 2026

Bagikan:
Wali Kota Medan Rico Waas membuka Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan 2026 di Lapangan Warna-Warni Martubung

Wali Kota Medan Rico Waas dan Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap membuka Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan 2026 di Lapangan Warna-Warni, Jalan Rawe Raya, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, Kamis (18/6). Kegiatan ini menampilkan parade budaya pelajar, penandatanganan Deklarasi Sekretariat Bersama Sekolah Ramah Anak, peluncuran inovasi program pendidikan, serta pemberian penghargaan bagi siswa berprestasi untuk memperkuat komitmen Pemko Medan dalam memajukan pendidikan dan kebudayaan.

Parade budaya dan partisipasi pelajar

Acara dimulai dengan pelepasan Parade Budaya Pelajar oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Sebanyak 1.000 pelajar PAUD, SD, dan SMP tampil mengenakan pakaian adat dari berbagai suku dan etnis yang ada di Kota Medan. Parade ini menjadi wujud pelestarian keberagaman budaya sekaligus penguatan karakter peserta didik.

Selain parade, kegiatan dimeriahkan dengan interaksi langsung antara pejabat daerah dan pelajar. Wali Kota mengundang beberapa siswa ke panggung untuk berdialog dan memberi motivasi secara personal.

Peluncuran inovasi dan penghargaan

Usai sambutan, Rico Waas bersama Wakil Wali Kota dan unsur Forkopimda menekan tombol sebagai tanda peluncuran Inovasi Program Pendidikan Kota Medan Tahun 2026. Pada momen yang sama, diberikan piagam penghargaan kepada siswa-siswi berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas capaian akademik dan nonakademik mereka.

  • Penandatanganan Deklarasi Sekretariat Bersama Sekolah Ramah Anak se-Kota Medan;
  • Parade budaya pelajar dari berbagai jenjang PAUD hingga SMP;
  • Peluncuran program inovasi pendidikan 2026 dan penyerahan penghargaan.

Kata Wali Kota: dorong mental juara

"Anak-anak Kota Medan tidak kalah saing. Bahkan saya meyakini mereka adalah anak-anak yang memiliki mental juara. Dari Kota Medan akan lahir generasi-generasi hebat yang mampu berprestasi, menjadi pemimpin, dan memberikan perubahan melalui karya serta pemikirannya,"

Rico Waas juga memberi apresiasi khusus kepada para guru yang dinilai berperan besar dalam membimbing dan mendidik generasi muda. Ia menegaskan Pemko akan terus mendukung peningkatan fasilitas dan metode pembelajaran yang lebih inklusif.

Prestasi akademik dan dukungan dinas

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Laksamana Putra Siregar, menyatakan Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan 2026 menjadi wadah ekspresi dan apresiasi prestasi pelajar. Ia menambahkan rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMP Kota Medan tahun 2026 berada di atas rata-rata Provinsi Sumatera Utara dan nasional. Lebih jauh, tercatat 32 siswa SMP Kota Medan meraih nilai sempurna 100.

Langkah ke depan

Pemkot Medan berkomitmen melanjutkan program inovasi pendidikan untuk mendorong kualitas belajar dan penguatan karakter. Pemerintah daerah mengajak masyarakat terus mendukung agar anak-anak tumbuh menjadi generasi unggul, cerdas, dan berdaya saing.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait