Berita Medan: Gerebek Narkoba, Penembakan, dan Jurnalis Cilik
Medan — Polrestabes Medan menggerebek sebuah lokasi yang diduga menjadi sarang narkoba di pinggiran rel kereta Medan–Kualanamu, Kabupaten Deliserdang. Selain itu, Polsek Delitua dilaporkan menembak seorang residivis, sementara Unit Reskrim Polsek Delitua mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Jalan Eka Rasmi, Kecamatan Medan Johor. Di sisi lain, Medan Heritage menggelar program Jurnalis Cilik bertajuk “Aku, Kotaku, dan Ceritaku” untuk melatih kemampuan bercerita anak tentang kota mereka.
Penggerebekan sarang narkoba di Deliserdang
Tim dari Polrestabes Medan melakukan penggerebekan di sebuah area pinggiran rel kereta yang menghubungkan Medan dan Kualanamu, Kabupaten Deliserdang. Operasi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penegakan hukum untuk menekan peredaran narkoba di kawasan pinggiran kota.
Lokasi penggerebekan berada dekat jalur rel, yang selama ini rawan dimanfaatkan sebagai tempat transaksi ilegal. Penindakan tersebut menunjukkan fokus aparat pada titik-titik yang dianggap strategis bagi jaringan peredaran.
Polsek Delitua: penembakan residivis dan pengungkapan curanmor
Di berita terpisah, Polsek Delitua dilaporkan melakukan tindakan tegas terhadap seorang residivis. Kejadian ini menjadi sorotan publik dan polisi setempat menindaklanjuti kasus sesuai prosedur.
Saat yang sama, Unit Reskrim Polsek Delitua mengungkap perkara pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di Jalan Eka Rasmi, Kecamatan Medan Johor. Pengungkapan kasus curanmor ini menjadi bagian dari upaya kepolisian menjaga keamanan kawasan pemukiman dan jalan utama kota.
Pengembangan penyelidikan dan langkah penegakan hukum terus dilakukan oleh aparat untuk memastikan kasus- kasus tersebut diproses sesuai aturan yang berlaku.
Medan Heritage latih anak jadi jurnalis
Komunitas Medan Heritage menyelenggarakan program Jurnalis Cilik berjudul “Aku, Kotaku, dan Ceritaku” bekerja sama dengan Sekolah Fitrah Khalilah dan Rasuna Edu Creative. Program ini memberi pengalaman langsung kepada peserta untuk menemukan dan menyampaikan cerita tentang kota mereka.
"Bagaimana sebuah cerita tentang kota dapat ditemukan dan disampaikan?"
Pertanyaan itu menjadi bagian dari proses belajar bagi peserta. Kegiatan menekankan kemampuan observasi, pengumpulan informasi, dan penyampaian cerita secara menarik. Inisiatif semacam ini diharapkan mendorong literasi lokal dan keterlibatan anak dalam mengenal sejarah serta dinamika kota mereka.
Ketiga perkembangan ini menggambarkan dinamika di Medan: penegakan hukum yang intensif di bidang narkoba dan kejahatan jalanan, serta inisiatif masyarakat sipil untuk meningkatkan literasi dan kebanggaan lokal. Ke depan, publik menunggu perkembangan lebih lanjut dari pihak kepolisian dan hasil lanjutan program pendidikan yang digelar komunitas setempat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Tia Ayu Ajak Hidupkan Gotong Royong dan Perkuat Pancasila di Medan
Tia Ayu ajak 500 warga Medan Marelan perkuat Pancasila dan hidupkan gotong royong untuk jaga persatuan dan l...
CFD Lapangan Merdeka Langsa Dipadati Ribuan, Hadir Gelar Pangan Murah
Ribuan warga memadati CFD Lapangan Merdeka Langsa, Minggu 9/8; acara jadi ruang olahraga, pusat UMKM, dan Ge...
PWI Samosir Kritisi Pembatasan Akses Wartawan di Festival Tao Toba
PWI Samosir menyoroti pembatasan akses wartawan saat Festival Tao Toba 2026 dan meminta mekanisme registrasi...
Rico Waas Janji Perbaiki Drainase dan Jalan di Medan Tembung
Wali Kota Medan Rico Waas mendengarkan keluhan warga Medan Tembung Sabtu malam dan menjanjikan perbaikan dra...
Satpolairud Langkat Bagikan Bendera ke Nelayan Sambut HUT RI-81
Satpolairud Polres Langkat membagikan Bendera Merah Putih kepada nelayan Babalan pada Sabtu (8/8) untuk meny...
Pramuka Kuta Baro Gelar Kemsama dan Pelantikan Pengurus 2026-2031
Pramuka Kwarran Kuta Baro menggelar Kemsama dan melantik pengurus 2026-2031 pada 7 Agustus 2026 untuk memper...