Nasional

UMN Dorong Kemandirian Ekonomi Desa Serdang Wetan Lewat Program PDB

Bagikan:
Kegiatan pendampingan UMN di Desa Serdang Wetan untuk pengembangan produksi dan pemasaran usaha desa

Universitas Multimedia Nusantara (UMN) menggelar Program Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) di Desa Serdang Wetan, Tangerang, pada Agustus 2026 untuk memperkuat usaha lokal melalui pengembangan produksi, manajemen, dan pemasaran serta pemanfaatan teknologi digital.

Tujuan dan fokus program

Program PDB UMN menargetkan tiga aspek utama: produksi, manajemen, dan pemasaran. Pendekatan dimulai dengan observasi lapangan, diskusi, dan pemetaan kebutuhan warga untuk merancang intervensi yang sesuai.

Penggunaan teknologi digital dirancang sebagai instrumen pendukung, bukan pengganti, sehingga peningkatan kemampuan dasar pengelolaan usaha menjadi prioritas.

Pendampingan budidaya ikan

Kelompok Budidaya Perikanan Dewata Farm menjadi salah satu penerima manfaat. Tim pendamping memberikan pelatihan untuk pencatatan siklus budidaya, manajemen pakan, dan waktu panen agar produksi lebih terukur.

Ketua kelompok Dewata Farm, Ari Suhendi, menyatakan bahwa selama ini praktik budidaya lebih mengandalkan pengalaman. Pendampingan mengubah kebiasaan itu dengan mendorong pencatatan dan evaluasi sistematis.

“Selama ini kami mengelola budidaya berdasarkan pengalaman. Pendampingan ini membuka cara pandang baru bahwa setiap proses, mulai dari pemberian pakan sampai panen,”

“Perlu dicatat agar kami bisa mengevaluasi dan mengambil keputusan dengan lebih baik,”

Penguatan pengolahan pangan dan manajemen usaha

Kelompok Pengolahan Pangan Mekar Lestari mendapatkan pembinaan terkait penyusunan biaya produksi, pencatatan keuangan sederhana, dan pengelolaan pesanan. Pelatihan ini membantu kelompok berpindah dari sekadar produksi ke manajemen usaha yang lebih rapi.

“Kami jadi lebih memahami pentingnya mencatat setiap biaya dan mengelola pesanan dengan lebih rapi,” ujar Linda Farida, pemimpin kelompok Mekar Lestari.

“Selama ini kami fokus memproduksi. Tetapi sekarang kami juga belajar bagaimana mengembangkan usaha agar bisa terus bertahan dan berkembang,”

Pemasaran, identitas produk, dan peran teknologi

Selain pengelolaan internal, program mendorong penguatan pemasaran. Masyarakat dilatih membangun identitas produk dan memanfaatkan media digital untuk memperluas jangkauan pasar.

Teknologi berperan menghubungkan proses produksi, manajemen, dan pemasaran sehingga operasional usaha menjadi lebih efektif dan berkelanjutan.

Dampak dan prospek

UMN menekankan bahwa keberhasilan pemberdayaan tidak semata diukur dari bantuan atau perangkat teknologi, melainkan dari meningkatnya kemampuan masyarakat mengelola usaha secara mandiri. Pendampingan berkelanjutan diharapkan memperkuat kapasitas lokal dan mendorong pembangunan ekonomi desa dalam jangka panjang.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait