Wamendag Dorong UMKM Keramik Manfaatkan Perwakilan Perdagangan
Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri mendorong UMKM keramik berorientasi ekspor untuk memanfaatkan fasilitasi perwakilan perdagangan. Pernyataan itu disampaikan saat kunjungan ke produsen alat makan keramik Lumosh Living di Surabaya, Jawa Timur pada Senin, 7 September 2026. Tujuannya untuk memperkuat akses pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal di pasar internasional.
Dorongan pemanfaatan perwakilan perdagangan
Roro menekankan bahwa Kementerian Perdagangan memiliki perwakilan perdagangan yang tersebar di banyak negara. Fungsi perwakilan ini adalah sebagai mediator yang mempertemukan UMKM dengan buyer sesuai kebutuhan pasar.
"Kami memiliki perwadag yang tersebar di banyak negara dan mereka berfungsi sebagai mediator untuk mempertemukan UMKM dengan buyer yang sesuai. Oleh karena itu, kami mendorong UMKM terus proaktif memanfaatkan berbagai business matching atau business pitching yang difasilitasi oleh perwadag,"
Ia juga menyoroti bahwa peluang ekspor produk keramik menjanjikan dan perlu diupayakan bersama antara pemerintah dan pelaku usaha.
Praktik ekonomi sirkular di Lumosh Living
Kunjuangan ke Lumosh Living menyorot penerapan ekonomi sirkular dalam proses produksi. Sejak berdiri pada 2016, perusahaan ini mengolah kembali pecahan keramik retur dan produk yang gagal menjadi lini reclay tableware.
Produk hasil olahan dijadikan tatakan, gelas, mangkok, dan piring yang diklaim elegan dan tahan lama. Pendekatan ini juga memberi nilai sosial lewat pemberdayaan masyarakat yang terlibat dalam rantai produksi.
Data inovasi dan dampak lingkungan
Co-founder Lumosh Living, Raymon Tjiadi, menjelaskan komposisi bahan dan dampaknya pada efisiensi bahan baku serta emisi. Menurut Raymon, reclay tableware menggunakan 40 persen limbah keramik dan 10 persen pasir besi.
Komposisi tersebut mengurangi kebutuhan bahan baku murni hingga 50 persen dan meningkatkan karakter produk.
"Inovasi sirkular ini juga terbukti meningkatkan kepadatan dan ketahanan produk hingga 20 persen. Mengurangi emisi karbon sebesar 30 persen, serta dipastikan bebas timbal (lead) dan kadmium (cadmium-free) dengan tingkat kualitas 99 persen,"
Strategi pemasaran dan ekspansi ekspor
Dari sisi pemasaran, Lumosh Living mengusung pendekatan humanis lewat storytelling yang menonjolkan kisah pekerja di balik produk. Strategi ini membantu membangun koneksi emosional dengan pembeli.
Hasilnya, merk ini telah menembus pasar ekspor ke Belanda dan Spanyol dan meraih penghargaan Good Design Award Jepang pada 2025.
- Pasar ekspor saat ini: Belanda, Spanyol
- Penghargaan: Good Design Award Jepang 2025
- Pameran dan dukungan: partisipasi Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 dan rencana TEI 2026
Raymon menyebut dukungan perwakilan perdagangan mempermudah promosi dan membuka peluang ekspor, termasuk penempatan produk di rak display produk lokal Indonesia di luar negeri seperti ITPC Jeddah. Saat ini Lumosh Living menyiapkan pop-up store di Bali berkolaborasi dengan produsen cokelat premium serta menargetkan perluasan pasar ke Rusia dan penguatan posisi di Jepang.
Dengan dorongan pemerintah dan inovasi berkelanjutan, Lumosh Living menjadi contoh bagaimana UMKM keramik dapat memadukan nilai lingkungan dan pemasaran personal untuk memperbesar peluang ekspor.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Puan: Tambahan Anggaran Mitigasi Bencana Harus Lebih Bermanfaat
Puan dukung penambahan anggaran mitigasi bencana dengan syarat manfaatnya lebih baik bagi masyarakat.
HUT ke-67: PEPABRI Tegaskan Komitmen Jaga Persatuan
Agum Gumelar tegaskan PEPABRI di usia 67 berkomitmen menjaga persatuan dan menjalankan peran kebangsaan mela...
Paripurna Setujui RUU Penyiaran Jadi Usul Inisiatif DPR
DPR menyetujui RUU Perubahan Ketiga UU Penyiaran jadi usul inisiatif dalam paripurna 8 September 2026; pemba...
BNPB Catat 1.730 Kejadian Bencana hingga 7 September 2026
BNPB mencatat 1.730 kejadian bencana hingga 7 September 2026; hidrometeorologi dominan, kerusakan menimpa ri...
BNPB Usulkan Tambahan Anggaran Rp5,6 Triliun untuk 2026
BNPB mengusulkan tambahan anggaran penanganan bencana Rp5,6 triliun untuk 2026 lewat usulan Dana Siap Pakai...
Bandara Halim Perdanakusuma Kembali Beroperasi Usai Abu Anak Krakatau
Bandara Halim Perdanakusuma dibuka kembali 8 Sep 2026 setelah NOTAM mencabut larangan; area operasional diny...