Bandara Halim Perdanakusuma Kembali Beroperasi Usai Abu Anak Krakatau
Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta Timur dibuka kembali pada Selasa, 8 September 2026, setelah seluruh area dinyatakan aman dari sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Pembukaan dilakukan menyusul pembatalan NOTAM A3396/26 melalui NOTAM A3401/26 efektif pukul 02.54 WIB, dan pembukaan operasional melalui NOTAM A3402/26 mulai pukul 02.55 WIB.
Proses pemeriksaan dan hasil
Manajemen bandara bersama Meteorologi Lanud Halim dan otoritas terkait melakukan pemeriksaan berkala. Mereka menjalankan paper test setiap 30 menit untuk mendeteksi partikel abu. Hasil menyatakan negatif sejak setelah pukul 11.30 WIB, Senin 7 September 2026, hingga pengumuman pembukaan kembali.
Pembersihan dan kesiapan area operasional
Tim operasional melakukan pembersihan intensif di seluruh sisi udara. Area yang dibersihkan mencakup runway, taxiway, dan apron. Langkah ini dimaksudkan untuk menghilangkan potensi residu abu yang bisa mengganggu keselamatan penerbangan.
Keselamatan penerbangan adalah prioritas utama kami. Kami memastikan seluruh fasilitas siap melayani penerbangan secara aman,
Kami akan terus memantau kondisi area secara intensif demi menjaga keselamatan seluruh aktivitas penerbangan,
Keterangan di atas disampaikan oleh General Manager Operational Bandara Halim Perdanakusuma, Kolonel PNB Ali Sudibyo. Meskipun operasi kembali normal, Ali meminta pilot tetap meningkatkan kewaspadaan terutama saat proses arrival dan departure, karena awan abu Anak Krakatau masih terdeteksi di wilayah Jakarta.
Koordinasi layanan dan imbauan bagi penumpang
General Manager Commercial, Herry Sikado, mengatakan pihak bandara sudah berkoordinasi dengan mitra komersial dan tenant untuk memulihkan layanan penumpang. Kesiapan layanan mencakup penyambutan dan pelayanan pasca-penutupan sementara.
Kami telah mengoordinasikan seluruh mitra komersial dan tenant untuk kembali menyambut serta melayani penumpang. Kami berterima kasih atas kesabaran serta kerja sama seluruh penumpang selama masa penutupan sementara,
Manajemen Bandara Halim Perdanakusuma juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pemangku kepentingan, terutama atas sinergi yang terjalin sehingga pemulihan operasional bandara dapat berjalan lancar dan aman,
Herry mengimbau penumpang untuk selalu memeriksa jadwal penerbangan ke maskapai terkait. Penumpang juga diminta menjaga kesehatan dan memakai masker bila diperlukan.
Langkah ke depan
Bandara akan mempertahankan pemantauan intensif dan siap menerbitkan pembaruan bila situasi berubah. Untuk saat ini, operasional dilanjutkan dengan penerapan protokol keselamatan dan kewaspadaan ekstra di seluruh kegiatan bandar udara.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Puan: Tambahan Anggaran Mitigasi Bencana Harus Lebih Bermanfaat
Puan dukung penambahan anggaran mitigasi bencana dengan syarat manfaatnya lebih baik bagi masyarakat.
HUT ke-67: PEPABRI Tegaskan Komitmen Jaga Persatuan
Agum Gumelar tegaskan PEPABRI di usia 67 berkomitmen menjaga persatuan dan menjalankan peran kebangsaan mela...
Paripurna Setujui RUU Penyiaran Jadi Usul Inisiatif DPR
DPR menyetujui RUU Perubahan Ketiga UU Penyiaran jadi usul inisiatif dalam paripurna 8 September 2026; pemba...
BNPB Catat 1.730 Kejadian Bencana hingga 7 September 2026
BNPB mencatat 1.730 kejadian bencana hingga 7 September 2026; hidrometeorologi dominan, kerusakan menimpa ri...
BNPB Usulkan Tambahan Anggaran Rp5,6 Triliun untuk 2026
BNPB mengusulkan tambahan anggaran penanganan bencana Rp5,6 triliun untuk 2026 lewat usulan Dana Siap Pakai...
Doli: Posisi Badan Reforma Agraria Harus Jelas terhadap Peradilan
Doli Kurnia minta RUU menjelaskan posisi dan kewenangan badan reforma agraria terhadap peradilan agar tidak...