HUT ke-67: PEPABRI Tegaskan Komitmen Jaga Persatuan
Ketua Umum DPP PEPABRI, Agum Gumelar, menegaskan komitmen purnawirawan untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa saat memperingati HUT ke-67 PEPABRI di Jakarta, Selasa, 8 September 2026. Pernyataan itu disampaikan sebagai landasan peran kebangsaan purnawirawan dalam menghadapi dinamika nasional.
Dua jati diri purnawirawan
Agum menyebutkan ada dua jati diri yang menjadi landasan purnawirawan dalam menjalankan peran kebangsaan. Jati diri pertama adalah watak pejuang yang tetap melekat setelah mereka menyelesaikan tugas kedinasan. Watak ini menuntut purnawirawan untuk selalu peka terhadap perkembangan situasi bangsa.
"Kita harus selalu peduli terhadap situasi dan kondisi bangsa,"
"Jadi tidak boleh apatis. Karena itu merupakan jati diri para purnawirawan,"
Menurut Agum, kepedulian tersebut merupakan kelanjutan pengabdian purnawirawan kepada negara. Mereka diharapkan terus memberi perhatian pada persoalan yang menyangkut kepentingan bersama.
Wawasan kenegaraan sebagai pijakan
Jati diri kedua yang disebutkan adalah wawasan kenegaraan. Agum menekankan bahwa setiap pemikiran, sikap, dan tindakan purnawirawan harus berorientasi pada kepentingan bangsa dan negara. Hal ini menjadi pedoman dalam menentukan langkah organisasi dan individu.
"Apapun yang kita pikirkan, apapun yang kita lakukan, apapun yang kita perbuat, apapun yang kita rencanakan. Semuanya diorientasikan untuk kepentingan bangsa dan negara,"
Peran PEPABRI di usia 67
Memasuki usia ke-67, PEPABRI menegaskan posisinya sebagai salah satu unsur yang aktif menjaga persatuan nasional. Agum menyatakan organisasi akan semakin menekankan perannya sebagai garda depan dalam memelihara kesatuan bangsa.
Dengan dua jati diri tersebut, kegiatan PEPABRI ke depan diharapkan bersifat proaktif dan bernuansa kebangsaan. Selain memberi perhatian terhadap isu-isu strategis, purnawirawan juga diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas.
Harapan dan implikasi ke depan
Agum berharap semangat dan komitmen itu terus melekat dalam setiap langkah purnawirawan di tengah masyarakat. Kepentingan bangsa dan negara harus tetap menjadi orientasi utama dalam menjalankan peran kebangsaan PEPABRI di masa mendatang.
Penekanan pada persatuan ini juga menjadi sinyal bahwa organisasi akan fokus pada upaya pemersatuan dalam berbagai kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dan pemangku kepentingan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Hotspot Nasional Turun 288 Titik, Kalteng-Kalbar Menurun
Hotspot nasional turun 288 titik per 7 Sept 2026; Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat mencatat penurunan...
BNPB: 1.730 Kejadian Bencana hingga 7 September 2026
BNPB mencatat 1.730 kejadian bencana hingga 7 Sept 2026; karhutla, banjir, dan cuaca ekstrem paling dominan...
Puan Minta Pemerintah Pastikan Keselamatan Warga Terdampak Anak Krakatau
Puan Maharani minta pemerintah bergerak cepat dan terpadu untuk pastikan keselamatan warga terdampak erupsi...
Puan: Tambahan Anggaran Mitigasi Bencana Harus Lebih Bermanfaat
Puan dukung penambahan anggaran mitigasi bencana dengan syarat manfaatnya lebih baik bagi masyarakat.
Paripurna Setujui RUU Penyiaran Jadi Usul Inisiatif DPR
DPR menyetujui RUU Perubahan Ketiga UU Penyiaran jadi usul inisiatif dalam paripurna 8 September 2026; pemba...
BNPB Catat 1.730 Kejadian Bencana hingga 7 September 2026
BNPB mencatat 1.730 kejadian bencana hingga 7 September 2026; hidrometeorologi dominan, kerusakan menimpa ri...