Politik

209 Peserta Ikuti Turnamen Catur Piala Ketua DPC di Madiun

Bagikan:
Pecatur bertanding di Pujasera Stadion Wilis Kota Madiun

DPC PDI Perjuangan Kota Madiun menggelar Open Turnamen Catur Piala Ketua DPC pada Sabtu, 27 Juni 2026, di Pujasera Stadion Wilis, Kota Madiun. Kegiatan itu digelar untuk memperingati Bulan Bung Karno dan menjaring bakat muda serta memperkuat silaturahmi antarpeserta.

Antusiasme tinggi: 209 peserta dari dua provinsi

Panitia bekerja sama dengan Percasi Kota Madiun mencatat hadirnya 209 pecatur dari 18 kabupaten dan kota di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Jumlah ini melebihi target awal panitia yang menetapkan 200 peserta.

Peserta terdiri dari anak-anak hingga senior. Mereka terbagi dalam tiga kategori, sehingga persaingan berjalan ketat namun tetap hangat dan kekeluargaan.

Kategori dan suasana pertandingan

Panitia membagi peserta ke dalam tiga kategori: SD/MI sederajat, SMP/SMA sederajat, serta kategori umum atau senior. Pertandingan berlangsung di puluhan papan catur yang tersusun rapi, disaksikan orang tua, pelatih, dan penonton.

Suasana terjaga serius namun akrab. Bunyi tombol jam catur dan bisik singkat pelatih menambah dinamika arena.

Tujuan kegiatan dan nilai pendidikan catur

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Madiun, Sutardi, mengatakan turnamen ini bukan sekadar mencari pemenang. Kegiatan dimaksudkan untuk menanamkan nilai kesabaran, ketelitian, keberanian mengambil keputusan, dan sportivitas pada generasi muda.

"Pada kegiatan kelima ini kami berkolaborasi dengan Percasi Kota Madiun menyelenggarakan Open Turnamen Ketua DPC Cup. Alhamdulillah, antusiasme peserta sangat tinggi hingga mencapai 209 orang. Ini menjadi kebanggaan sekaligus penyemangat bagi kami,"

Sutardi menilai nilai-nilai dalam permainan catur selaras dengan semangat perjuangan Bung Karno untuk melahirkan generasi muda berkarakter dan berani menghadapi tantangan.

Peserta dan cakupan wilayah

Peserta datang dari berbagai daerah. Selain Kota Madiun, terlihat kontingen dari Boyolali dan Solo. Kabupaten dan kota lain di Jawa Timur dan Jawa Tengah juga mengirimkan delegasi.

  • Contoh daerah: Kota Madiun, Boyolali, Solo
  • Total daerah terlibat: 18 kabupaten/kota di Jatim dan Jateng

Rencana ke depan dan dukungan lokal

Sutardi menyatakan dukungan terhadap pengembangan catur oleh Pemerintah Kota Madiun. Ia berharap kegiatan serupa terus berlanjut sebagai wadah pembinaan atlet catur dan ruang silaturahmi generasi muda.

"Harapan kami, setiap Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Kota Madiun dapat terus menghadirkan kegiatan positif seperti ini sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, sekaligus ikut memajukan olahraga catur dan Kota Madiun,"

Lebih ambisius, Sutardi menargetkan penyelenggaraan turnamen pada 2027 dengan sekitar 1.500 peserta untuk menargetkan rekor MURI. Jika tercapai, acara seperti ini akan mengangkat posisi Kota Madiun sebagai pusat kompetisi catur di regional.

Keberhasilan mendatangkan ratusan peserta menunjukkan bahwa catur masih diminati masyarakat. Panitia berharap momentum ini menjadi titik awal pengembangan pembinaan jangka panjang bagi atlet catur daerah.

Bima Prakoso
Penulis
Bima Prakoso

Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.

Berita Terkait