Tunjangan Guru Naik, DPR: Langkah Positif untuk Kesejahteraan
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menyambut positif kebijakan pemerintah yang menaikkan tunjangan guru, baik untuk guru non-ASN maupun guru ASN. Pernyataan itu disampaikan di Jakarta pada Minggu, 14 Juni 2026, menanggapi pengumuman Mendikdasmen Abdul Mu'ti.
Kenaikan tunjangan: siapa dan berapa
Pemerintah menaikkan tunjangan guru non-ASN dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta per bulan. Untuk guru ASN, tunjangan diberikan sebesar gaji pokok. Selain itu, sistem pembayaran gaji dan tunjangan kini dilakukan dengan transfer langsung ke rekening penerima.
Sikap Komisi X DPR
Lalu menilai kenaikan itu sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan tenaga pendidik. Namun, ia juga mengingatkan pemerintah agar tidak berhenti pada aspek tunjangan semata.
“Kami mendukung kenaikan tunjangan bagi guru non-ASN maupun guru ASN. Kebijakan ini merupakan langkah positif dalam upaya meningkatkan kesejahteraan para guru,”
Catatan pada anggaran 2027
Lalu menyoroti postur anggaran APBN 2027 yang menurutnya lebih banyak memfokuskan pagu indikatif pada penyediaan sarana dan prasarana. Menurut dia, hal ini menyisakan sejumlah pekerjaan rumah terkait kualitas sumber daya manusia di dunia pendidikan.
Ia menjelaskan bahwa program yang secara khusus meningkatkan kualitas guru belum tercantum secara jelas dalam pagu indikatif anggaran 2027. Oleh karena itu Komisi X akan memantau dan membahas lebih lanjut alokasi anggaran tersebut.
Langkah lanjutan dan harapan
Komisi X berencana mencermati pagu indikatif anggaran pendidikan 2027 untuk memastikan kebutuhan dasar pendidikan terpenuhi. Lalu menegaskan perlunya keseimbangan antara pembangunan fisik dan peningkatan kapasitas tenaga pendidik.
Dia mengingatkan pemerintah agar pembangunan sarana dan prasarana tidak mengesampingkan aspek peningkatan kualitas SDM, termasuk program peningkatan mutu guru dan penguatan capaian belajar siswa.
Dengan demikian, kenaikan tunjangan menjadi langkah awal yang diapresiasi, namun masih diperlukan kebijakan komprehensif untuk memperbaiki mutu pendidikan secara menyeluruh.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemdiktisaintek Minta Fleksibilitas Akademik untuk Mahasiswa NTT
Kemdiktisaintek mengimbau perguruan tinggi di NTT menerapkan fleksibilitas akademik pascagempa 7,7 untuk men...
Ateng Sutisna Dorong Penguatan Tata Kelola Energi dan SDA
Ateng Sutisna mendorong penguatan tata kelola energi dan SDA setelah pidato Presiden, menyoroti B50, bursa k...
DPR Percepat Penanganan Bencana di NTT
DPR bersama pemerintah mempercepat penanganan bencana di NTT, dengan kunjungan lapangan, penugasan anggota D...
BNPB Imbau Warga NTT Waspada Gempa Susulan
BNPB mengimbau warga terdampak gempa NTT waspada gempa susulan; BMKG catat 2.119 gempa susulan hingga 18 Agu...
BNPB Gelar Trauma Healing dan Perpustakaan Keliling untuk Pengungsi Sikka
BNPB menyediakan trauma healing dan perpustakaan keliling di GOR Samador, Sikka, untuk mendukung pemulihan p...
Indonesia Rawan Gempa dan Tsunami: Langkah Antisipasi Penting
Indonesia rawan gempa dan tsunami; warga diminta siaga dengan tas darurat, amankan perabot, dan pahami jalur...