Sumut Perkuat Akses Keuangan Lewat TPAKD di Rakornas
JAKARTA, 22 Oktober – Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di JIEXPO Kemayoran, Jakarta pada Kamis (22/10). Rakornas yang juga dihadiri Presiden Prabowo Subianto ini bertujuan memperkuat sinergi pusat-daerah untuk memperluas akses keuangan demi mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Presiden Tekankan Pemerataan Akses Keuangan
Dalam arahannya, Presiden menegaskan pentingnya pemerataan akses keuangan agar manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Presiden juga mendorong pemerintah daerah memperkuat kolaborasi dengan lembaga jasa keuangan, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lain.
Sinergi ini dianggap krusial untuk meningkatkan inklusi keuangan, memperluas pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta mendukung pengembangan sektor produktif di daerah.
Komitmen Pemprov Sumut Melalui TPAKD
Menanggapi arahan nasional, Pemprov Sumatera Utara menyatakan komitmen menindaklanjuti melalui penguatan program TPAKD. Fokus kebijakan diarahkan pada perluasan akses keuangan yang inklusif dan menjangkau seluruh wilayah, termasuk pelaku UMKM, petani, nelayan, dan kelompok yang belum terlayani.
“Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan terus memperkuat koordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perbankan, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memperluas akses pembiayaan yang mudah, cepat, dan terjangkau bagi masyarakat,” ujar Surya.
Surya menambahkan bahwa TPAKD memiliki peran strategis dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan sekaligus memastikan program pembiayaan daerah tepat sasaran. Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan layanan keuangan digital secara bijak dan aman untuk menunjang aktivitas ekonomi masyarakat.
Langkah Konkret dan Dampak ke Daerah
Melalui Rakornas ini diharapkan lahir langkah konkret yang mempercepat akses keuangan di tingkat daerah. Strategi yang disorot meliputi peningkatan koordinasi antar-otoritas, fasilitasi pembiayaan mikro, serta penguatan edukasi keuangan bagi kelompok rentan.
Pemprov Sumut berkomitmen menjadikan inklusi keuangan sebagai instrumen penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi, mengurangi kesenjangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Implementasi kebijakan ini akan dipantau melalui program TPAKD di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Pemkab Labuhanbatu Gelar Gerakan Pasar Murah di Rantau Selatan
Pemkab Labuhanbatu menggelar Gerakan Pasar Murah di Rantau Selatan (22/10) untuk menekan harga dan meningkat...
Bupati Nias Selatan Lantik 43 Pejabat untuk Perkuat Birokrasi
Bupati Nias Selatan melantik 43 pejabat pada 22 Oktober untuk memperkuat birokrasi dan meningkatkan layanan...
Polrestabes Medan Sita 1.152 Bungkus Narkoba Vape di Bengkel
Polrestabes Medan sita 1.152 bungkus narkoba vape getar di bengkel, satu residivis ditangkap; Pemprov Sumut...
Banda Aceh Pasang Kembali Dua Pompa di Underpass Beurawe
Dinas PUPR Banda Aceh memasang kembali dua pompa di Underpass Beurawe pada 21/10 pasca pencurian kabel; kini...
DQA Aceh Peringati Hari Santri 2026: Apresiasi Santri MTQ dan Sembako
Dayah Darul Quran Aceh peringati Hari Santri 2026 dengan apel, penghargaan untuk santri MTQ Nasional, dan pe...
Kejari Aceh Besar Sosialisasi Pencegahan Korupsi Dana Desa
Kejari Aceh Besar menggelar sosialisasi pencegahan korupsi dana desa di Darul Imarah untuk memperkuat tata k...