Pemkab Labuhanbatu Gelar Gerakan Pasar Murah di Rantau Selatan
RANTAU PRAPAT — Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menggelar Gerakan Pasar Murah di Kantor Camat Rantau Selatan, Kamis (22/10). Kegiatan ini dipimpin Dinas Pangan Kabupaten yang dikomandoi Hampang Khairul Fahmi dan dimotori oleh Bupati dr. Hj Maya Hasmita, Sp.OG untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau serta menstabilkan harga di tingkat lokal.
Pelaksanaan dan partisipan
Pasar murah digelar sejak pagi dan disambut antusias warga setempat. Penyelenggaraan melibatkan Dinas Pangan, Cabang Bulog Labuhanbatu, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).
Acara turut disaksikan oleh perwakilan TNI-Polri, termasuk Danramil Kota Rantauprapat, perwakilan Polres Labuhanbatu, serta Camat Rantau Selatan. Kehadiran unsur pemerintah dan aparat keamanan dimaksudkan untuk memastikan kelancaran distribusi dan pengawasan harga.
Jenis barang dan harga
Panitia menyediakan berbagai bahan pokok yang dijual di bawah Harga Eceran Tertinggi untuk meringankan beban warga. Stok yang tersedia antara lain:
- Beras SPHP Premium
- Gula pasir
- Minyak goreng
- Telur
- Tomat
- Cabai merah dan cabai kecil
- Bawang merah
- Kebutuhan pokok lainnya
Tujuan dan dampak
Menurut Kepala Dinas Pangan Hampang Khairul Fahmi, pasar murah ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah untuk menjaga daya beli dan memastikan akses pangan terjangkau bagi masyarakat. Kegiatan juga dimaksudkan mendorong stabilitas harga bahan pokok di pasar lokal.
Fahmi menegaskan bahwa Bupati terus mendorong perangkat daerah menyelenggarakan program yang menyentuh kebutuhan warga, termasuk kegiatan yang bersifat langsung dan bertarget.
Respon warga
Antrean warga terlihat ramai dari pagi hingga siang. Perwakilan warga, Abdul Halim Dongoran, menyampaikan apresiasi dan berharap program ini berlanjut.
“Terimakasih ibu Bupati dan Kepala Dinas Hampang untuk pasar murahnya, semoga terus berlanjut karena sangat membantu kami.”
Komitmen dan prospek
Dinas Pangan menyatakan komitmen mendukung upaya ketahanan pangan daerah melalui program serupa secara berkelanjutan. Pemerintah kabupaten juga menempatkan program ini sebagai salah satu langkah untuk mewujudkan kesejahteraan dan target pembangunan lokal.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah, Bulog, dan Disperindag, pelaksanaan pasar murah diharapkan menjadi solusi jangka pendek untuk meredam gejolak harga sekaligus bagian dari strategi jangka panjang menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
DQA Aceh Peringati Hari Santri 2026: Apresiasi Santri MTQ dan Sembako
Dayah Darul Quran Aceh peringati Hari Santri 2026 dengan apel, penghargaan untuk santri MTQ Nasional, dan pe...
Kejari Aceh Besar Sosialisasi Pencegahan Korupsi Dana Desa
Kejari Aceh Besar menggelar sosialisasi pencegahan korupsi dana desa di Darul Imarah untuk memperkuat tata k...
Sabang Gelar Gerakan Pangan Murah 300 Paket pada Hari Pangan 2026
Sabang menggelar Gerakan Pangan Murah 22 Oktober 2026 menyediakan 300 paket bahan pokok seharga Rp125.500 un...
Festival Seni dan Qasidah Pematangsiantar 2026 Digelar, 156 Peserta Berlomba
Pemko Pematangsiantar menggelar Festival Seni dan Qasidah 21–22 Okt 2026 dengan 156 peserta; pemenang akan m...
GPM Simalungun: Pasar Murah di Panei Tekan Harga Pangan
Pemkab Simalungun gelar Gerakan Pangan Murah di Panei (22/10/2026) untuk stabilkan harga dan bantu daya beli...
Hari Santri ke-12 Simalungun: Sekda Pimpin, Dorong Inklusi Keuangan
Peringatan Hari Santri ke-12 di Simalungun (22/10) dipimpin Sekda Mixnon Simamora, dirangkaikan Bulan Inklus...