Bupati Sergai Tinjau Demplot PM-AAS, Target 10 Ton Per Hektar
Perbaungan, 15/5 — Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Darma Wijaya meninjau demplot padi program Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) yang berumur 15 hari dan terlihat hijau serta subur. Demplot seluas 10 rante ini merupakan kerja sama antara Pemkab Sergai dengan Kementerian Pertanian RI dan ditanam pada Kamis (30/4).
Peninjauan dan pendampingan
Peninjauan dilakukan Jumat (15/5) pagi saat kegiatan Jumat Bersepeda menuju Kelurahan Simpang Tiga Pekan. Bupati didampingi sejumlah pejabat daerah dan komunitas gowes.
- Kepala BKPSDM Fitriadi
- Kadis Poraparbud Achyar
- Kabag Organisasi Syamsul Sijabat
- Kabag Kesra dr. Ahmad Idris Daulay
- Komunitas Gowes SBC
Kondisi tanaman dan harapan produktivitas
Darma Wijaya menyebut pertumbuhan padi demplot cukup bagus, tampak hijau dan subur. Ia menegaskan dukungan penuh terhadap penerapan sistem PM-AAS karena dinilai mampu mendorong kenaikan hasil panen.
"Penanaman padi demplot PM-AAS ini kami tanam bersama pihak Bidang Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kementerian Pertanian RI... hari ini kita tinjau langsung pertumbuhannya tampak cukup bagus," ujar Darma Wijaya.
Menurut Bupati, sistem ini diprediksi mampu meningkatkan produktivitas hingga 10 ton per hektar. Ia meminta transformasi ke pertanian modern dikawal serius supaya target tersebut tercapai.
Luasan tanam dan varietas
Untuk musim tanam tahun ini, program PM-AAS diterapkan pada luas 100 hektar di Sergai. Luasan dibagi sama rata, 50 hektar di Kelurahan Tualang, Kecamatan Perbaungan, dan 50 hektar di Desa Sei Buluh, Kecamatan Teluk Mengkudu.
Semua lahan menggunakan benih Inpari 42 sesuai rencana teknis program.
Peran petani, penyuluh, dan alat pertanian
Bupati meminta petani berani mengubah pola pikir dan mulai mengadopsi teknologi, meninggalkan praktik tradisional yang membatasi produktivitas. Ia juga menekankan peran penyuluh sebagai garda terdepan pendamping petani di lapangan.
"Saya minta Penyuluh pertanian juga harus menjadi garda terdepan sebagai pengontrol dan pendamping petani di lapangan dalam upaya pencapaian target produktivitas tersebut,"
Selain itu, Darma Wijaya meminta bantuan alat pertanian dari pemerintah pusat maupun daerah agar dipergunakan dan dijaga maksimal oleh petani.
Dengan pengawalan yang baik, Bupati berharap program PM-AAS bisa menjadi katalis peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani di Sergai.
Berita Terkait
Bupati Simalungun Ajak Forkopimda Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Bupati Simalungun pimpin Rakor Forkopimda di Parapat, ajak sinergi jaga keamanan, bahas banjir, sampah, keta...
Sidang Roni Paslani Ditunda Lagi, Jaksa Kejari Tak Hadir
Sidang kasus tanah Roni Paslani di PN Lubukpakam kembali ditunda karena Jaksa Kejari Deliserdang tidak hadir...
Bupati Sergai Minta Mahasiswa KKN UNIMED Dorong Pendidikan dan Ekonomi Desa
Bupati Sergai minta 1.500 mahasiswa KKN UNIMED dorong pendidikan dan kewirausahaan di 56 desa, KKN berlangsu...
Penataan Kabel Udara Deliserdang Dipacu Jelang APKASI
Deliserdang percepat pemindahan kabel udara ke bawah tanah menjelang APKASI; 3 dari 4 km sudah selesai, targ...
Harkitnas 2026: Menkomdigi Serukan Kedaulatan Digital
Menkomdigi tegaskan kedaulatan informasi dan perlindungan anak digital saat Harkitnas ke-118 di Deliserdang,...
Harkitnas ke-118: Batubara Peringati dengan Tema Jaga Tunas Bangsa
Upacara Harkitnas ke-118 di Kabupaten Batubara digelar 20 Mei 2026, menekankan perlindungan generasi muda da...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!