Ketua DPRK Aceh Tenggara Terobos Longsor Tanah Karo demi Hadiri Rapat
KUTACANE — Ketua DPRK Aceh Tenggara, Dr. Denny Febrian Roza S.STP M.Si, melakukan aksi menerobos longsor di Desa Sibutar-butar, Kecamatan Tiga Binanga, Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara, pada Rabu 26 Agustus. Aksi itu terekam video dan viral di media sosial karena dilakukan agar rombongan dapat tiba tepat waktu pada rapat Badan Anggaran (banggar) DPRK yang dijadwalkan sore hari.
Kronologi peristiwa
Menurut Ketua Komisi B DPRK Aceh Tenggara, Satria Abadi S.A.P, peristiwa terjadi sekitar pukul 14.00 WIB saat rombongan pulang dari kunjungan dinas luar daerah. Mereka menemukan ruas jalan nasional terhalang longsor.
Aksi itu diawali dari perjalanan dinas yang berpulang dari kunjungan dari luar daerah.
Karena terdesak waktu, rombongan memilih berjalan kaki menembus lokasi longsor. Setelah menempuh beberapa kilometer, mereka mendapat tumpangan kendaraan roda dua hingga ke Simpang Kuta Buluh, Kota Sidikalang. Selanjutnya, rombongan naik mobil barang hingga ke Desa Kenangkong, Kecamatan Mardinding.
Upaya menembus titik longsor
Satria Abadi mengatakan inisiatif tersebut muncul agar jadwal rapat banggar yang telah ditetapkan tidak tertunda. Dalam perjalanan, mereka mengombinasikan cara: berjalan kaki, menumpang sepeda motor, lalu mobil barang untuk menerobos kondisi jalan yang sempat padat dan berdesakan.
Berinisiatif dikarenakan dengan jadwal rapat banggar yang sudah ditetapkan pada sore itu juga.
Dampak longsor
Longsor di ruas jalan nasional itu menyebabkan kerusakan, termasuk tumbangnya dua tiang listrik. Kondisi tersebut memaksa lalu lintas tertahan dan menimbulkan kepadatan saat upaya evakuasi dan perlintasan dilakukan.
Hasil dan respons
Meski menghadapi hambatan, rombongan akhirnya tiba lebih dulu dan dapat menghadiri rapat banggar di Gedung DPRK Aceh Tenggara pada sore hari. Satria Abadi menutup keterangannya dengan rasa syukur atas kelancaran perjalanan.
Alhamdulillah, akhirnya kami sempat hadir di acara rapat banggar di Gedung DPRK Aceh Tenggara, yang diselenggarakan pada sore kemarin.
Penutup
Video aksi tersebut menjadi sorotan publik dan menyoroti kondisi infrastruktur di ruas jalan nasional yang terdampak longsor. Peristiwa ini menunjukkan bagaimana keterbatasan akses dapat memengaruhi mobilitas pejabat dan masyarakat, serta pentingnya penanganan cepat terhadap bencana yang mengganggu jalur transportasi.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Maulid Akbar Lhoknga Dijadwalkan Awal November 2026
Forum Keuchik dan Pemkab Lhoknga mematangkan persiapan Maulid Akbar awal November 2026, diperkirakan dihadir...
Spiongot Run 5K 2026 di Sumut Batal, Izin Gubernur Belum Turun
Spiongot Run 5K 2026 di Sumut batal karena izin Gubernur belum turun dan akses jalan ke lokasi belum siap, s...
Polisi Tangkap Dua Pemilik THM Dragon yang Jadi DPO di Yogyakarta
Tim Khusus Dit Narkoba Polda Sumut menangkap dua pemilik THM Dragon yang jadi DPO di Yogyakarta; keduanya di...
Dhody Thahir Ditetapkan Tersangka Pemalsuan Surat Tanah di Deli Serdang
Warga Perumahan Pondok Alam lega setelah Polda Sumut menetapkan Anggota DPRD Dhody Thahir tersangka dalam ka...
Bapenda Medan Gelar Opsir PBB dan Apel Gabungan di Babura
Bapenda Medan bersama Kelurahan Babura menggelar apel dan Opsir PBB pada 26 Agustus untuk mempercepat peneri...
Sumut Usulkan Rp489 Miliar untuk Optimalkan 21 Daerah Irigasi
Pemprov Sumut usulkan Rp489 miliar untuk optimalkan 21 daerah irigasi agar lahan produktif bertambah 5.050 h...