Bimo/Arlya Melaju ke 16 Besar Pontianak International Challenge 2026
Bimo Prasetyo dan Arlya Nabila Thesya Munggaran memastikan satu tempat di babak 16 besar PONTIANAK International Challenge 2026 setelah menundukkan kompatriot mereka, Theodorus Steve Kurniawan/Leonora Keyla Frandrica, dengan skor 21-19, 20-22, 21-18 di GOR Terpadu Pontianak, Kamis 27 Agustus 2026. Kemenangan ini diraih setelah duel ketat yang menguji adaptasi pasangan unggulan.
Jalannya pertandingan
Pertandingan berlangsung tiga gim dan berlangsung ketat sejak awal. Bimo/Arlya memenangkan gim pertama tipis, lalu kecolongan pada gim kedua sebelum akhirnya menutup laga pada gim ketiga.
Skor akhir menunjukkan pertarungan poin demi poin: 21-19, 20-22, 21-18. Kemenangan ini sekaligus meloloskan mereka ke babak 16 besar turnamen yang digelar di Pontianak.
Reaksi pemain
Bimo mengaku terkejut dengan pola permainan lawan yang bermain ngotot dan mampu mengubah ritme pertandingan. Ia menyebut faktor itu sempat memengaruhi konsentrasi pasangan mereka.
“Kami kaget dengan permainan mereka, mereka bisa all out dan membuat kami kesusahan. Mereka punya kualitas yang bagus, di lapangan akhirnya pikiran kami agak terpengaruh,”
Selain itu, Bimo juga menyampaikan bahwa ini adalah laga perdana mereka di lokasi pertandingan sehingga butuh penyesuaian terhadap kondisi lapangan.
“Ini juga pertandingan pertama kami di sini jadi tadi masih penyesuaian dengan kondisi lapangan. Dan tidak mudah juga untuk beradaptasi,”
Tekanan unggulan dan fokus poin
Arlya menambahkan bahwa mereka menerima tekanan sepanjang pertandingan, sehingga memutuskan untuk tetap fokus pada poin demi poin. Pendekatan itu membantu mereka menjaga ritme di gim penentuan.
“Kami terus tertekan di pertandingan tadi tapi kami fokus poin demi poin. Di gim kedua kami sudah unggul lalu terkejar, di gim ketiga kami belajar untuk tidak mengulangi kesalahan,”
Arlya juga merasakan beban sebagai unggulan pertama di turnamen ini, yang menurutnya berbeda dibandingkan penampilan mereka pekan lalu di Kejuaraan Dunia 2026.
“Sebagai unggulan pertama cukup terasa pressure-nya. Berbeda dengan penampilan minggu lalu di Kejuaraan Dunia dimana kami bisa tampil tanpa beban,”
Implikasi dan peluang ke depan
Kemenangan ini memberi modal penting bagi Bimo/Arlya untuk melangkah lebih jauh di turnamen. Namun mereka masih perlu meningkatkan adaptasi terhadap kondisi lapangan dan menjaga konsistensi di gim penentu bila ingin melaju ke perempat final.
Babak 16 besar akan menentukan apakah pasangan ini mampu memanfaatkan status unggulan untuk menambah poin dan pengalaman di kancah internasional.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Anthony Hudson Bangga Meski Thailand Gagal Juara FIFA ASEAN Cup
Anthony Hudson tetap bangga pada pemain Thailand meski kalah adu penalti 2-4 dari Indonesia di final FIFA AS...
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Kokoh di Asia Tenggara
Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai kalahkan Thailand 4-2, memperkuat dominasi sepak bola negara di Asi...
De la Fuente Puji Lamine Yamal usai Spanyol Tekuk Ceko 3-1
Luis de la Fuente memuji Lamine Yamal setelah Spanyol menaklukkan Republik Ceko 3-1 di Oviedo; Yamal cetak g...
Lamine Yamal Cetak 11 Gol, Perpanjang Rekor di Usia 19
Lamine Yamal menambah koleksi jadi 11 gol untuk Spanyol, mencetak gol di tiga laga awal Nations League dan m...
Dramatis: Pangsuma FC Bangkit dan Taklukkan Proton FC 4-3
Pangsuma FC Kalbar menang dramatis 4-3 atas Proton FC Kuningan di pekan ke-13 Pro Futsal League, 3 Oktober 2...
Blacksteel FC Papua Tekuk Unggul FC 2-0 di PFL 3 Oktober
Blacksteel FC Papua menang 2-0 atas Unggul FC Malang di GOR POPKI Cibubur, 3 Oktober 2026 berkat gol Ardians...