Mahasiswa USU Dorong Digitalisasi UMKM lewat Proyek TEKAD
Medan — Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar proyek TEKAD (Technopreneur, Edukasi, Kolaborasi, Aksi, Digital) pada Senin (26/10) di Aula SMKS Muhammadiyah 8 Medan. Kegiatan ini mempertemukan mahasiswa, siswa SMK jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV), dan pelaku UMKM untuk mengembangkan identitas visual serta media promosi digital UMKM.
Tujuan dan peserta
Program ini bagian dari Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) dengan tema ‘Kemitraan untuk Mencapai Tujuan’ atau implementasi SDGs ke-17. Kegiatan dirancang untuk mengatasi lemahnya pemanfaatan teknologi oleh pelaku usaha kecil dan memberikan pengalaman praktik bagi siswa vokasi.
Ketua pelaksana, Sabitha Sarah, menyatakan bahwa proyek bertujuan mempertemukan potensi akademik dan kebutuhan dunia usaha secara langsung.
Melalui kegiatan ini, kami ingin siswa tidak hanya mendapatkan materi secara teori, tetapi juga memperoleh pengalaman praktik dengan mengerjakan kebutuhan desain UMKM secara langsung.
Pelaksanaan workshop dan materi
Rangkaian acara dimulai dengan edukasi technopreneurship dan workshop brand identity. Mahasiswa memberikan pemahaman soal peluang usaha berbasis keterampilan desain dan pentingnya identitas visual bagi sebuah merek.
Selanjutnya, siswa mendapatkan pelatihan penggunaan aplikasi Canva untuk membuat logo, banner, menu atau katalog digital, serta frame Instagram Story.
Tantangan desain dan mekanisme kerja
Peserta dibagi menjadi delapan kelompok untuk mengerjakan studi kasus UMKM PIZZA.KU (Jalan Taqwa No. 46C, Medan Sunggal). Setiap kelompok mendapat peran spesifik untuk memenuhi kebutuhan promosi usaha.
- Dua kelompok membuat logo
- Dua kelompok mendesain menu atau katalog
- Dua kelompok membuat banner
- Dua kelompok mengembangkan frame Instagram Story
Mahasiswa bertindak sebagai pendamping, sedangkan siswa DKV diberi ruang berkreasi dan mempresentasikan hasilnya di hadapan tim pendamping dan peserta.
Hasil, penyerahan, dan manfaat
Tiga kelompok terpilih langsung menyerahkan hasil desain kepada pemilik UMKM pada hari yang sama, antara pukul 14.00–15.30 WIB. Selain menyerahkan file desain, tim juga memberikan panduan pemanfaatan materi untuk kegiatan pemasaran.
Dengan pendekatan learning by doing, siswa mendapat pengalaman dan portofolio, sedangkan UMKM memperoleh dukungan identitas visual dan media promosi digital untuk memperluas pasar.
Evaluasi dan prospek
Untuk mengukur efektivitas, mahasiswa mengumpulkan umpan balik melalui Google Form dan melakukan wawancara dengan pelaku UMKM. Hasil evaluasi menjadi dasar perbaikan program selanjutnya.
Panitia berharap kolaborasi antara perguruan tinggi, sekolah vokasi, dan pelaku usaha lokal ini dapat berlanjut dan memberi kontribusi nyata pada digitalisasi UMKM melalui edukasi, peningkatan keterampilan, dan pendampingan berkelanjutan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Penundaan Eksekusi Lahan 32 Ha Al Washliyah di Helvetia
Eksekusi lahan 32 ha milik PB Al Washliyah di Helvetia ditunda untuk jaga keamanan; kuasa hukum sebut status...
Pemkab Tapanuli Utara Gelar Perayaan Hari Ulos 2026 di Tarutung
Pemkab Tapanuli Utara merayakan Hari Ulos 2026 di Tarutung pada 30 Oktober dengan parade, pertunjukan, dan a...
Bobby Nasution Minta Solusi Permanen untuk Harga Pupuk di Gunungsitoli
Gubernur Sumut minta solusi permanen soal harga pupuk bersubsidi di Gunungsitoli dan instruksikan pemetaan k...
Bobby Nasution Percepat Pembangunan Turap di Perbatasan Nias
Gubernur Sumut minta percepatan turap perbatasan Nias agar arus lalu lintas lancar saat Nataru; progres pemb...
Amran Pikal Aklamasi Pimpin Golkar Padang Lawas 2025–2030
Amran Pikal terpilih aklamasi pimpin Golkar Padang Lawas 2025–2030; pengurus baru diminta segera konsolidasi...
Polrestabes Medan Gerebek Gudang Pinang, Sita 3 kg Sabu & 10.000 Ekstasi
Polrestabes Medan menggerebek gudang pinang di Sei Mencirim dan lokasi lain di Deliserdang pada 27 Oktober,...