Polres Tapanuli Tengah Tangkap Dua Pengedar Ganja di Barus Utara
PANDAN — Satuan Reserse Narkoba Polres Tapanuli Tengah menangkap dua pria diduga pengedar ganja di Kecamatan Barus Utara, Selasa (15/9) malam. Kedua tersangka, DSS (43) dari Desa Sihorbo dan RGR (48) dari Desa Pananggahan, ditangkap setelah polisi menerima informasi transaksi narkotika di wilayah tersebut.
Pengungkapan dan penangkapan
Kasus ini dibenarkan oleh Kasat Resnarkoba AKP J Munthe. Menurutnya, pengungkapan berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya transaksi ganja di Barus Utara.
Tim Opsnal Satresnarkoba lalu melakukan penyelidikan dan mengamankan DSS di sekitar pondok dekat gereja di Desa Sihorbo. Pengembangan kemudian membawa petugas ke Dusun III, Desa Pananggahan, hingga diamankan RGR sekitar pukul 22.10 WIB.
Barang bukti yang disita
Pada pemeriksaan awal, polisi menemukan satu bungkus ganja dibalut plastik hijau dengan berat bruto 73,55 gram dan satu unit telepon seluler dari lokasi penangkapan DSS. Dari tangan RGR, petugas menyita uang tunai sebesar Rp1.000.000 yang diduga terkait transaksi narkotika.
Keterangan tersangka dan asal pasokan
"Dari hasil pemeriksaan awal, DSS mengaku memperoleh ganja tersebut dari RGR," ujar AKP J Munthe.
AKP J Munthe menyampaikan bahwa RGR adalah residivis kasus penyalahgunaan narkotika. Pemeriksaan awal juga mencatat pengakuan RGR bahwa pasokan ganja berasal dari seorang pria bermarga Nasution di wilayah Panyabungan.
"RGR merupakan residivis dalam kasus penyalahgunaan narkotika. Menurut pengakuannya, pasokan ganja tersebut diperoleh dari seorang pria bermarga Nasution di wilayah Panyabungan," jelasnya.
Proses hukum
Keduanya kini dibawa ke Mapolres Tapanuli Tengah untuk proses penyidikan lebih lanjut. Kasus akan diproses sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Penyidikan akan fokus pada jalur distribusi, keterlibatan pihak lain, dan bukti transaksi yang ditemukan. Penanganan perkara akan mengikuti prosedur hukum yang berlaku hingga tahap penuntutan di pengadilan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Pemerintah Turunkan Bunga PNM Mekar menjadi 8% Flat per Tahun
Pemerintah menargetkan suku bunga PNM Mekar diturunkan menjadi 8% flat per tahun, didukung subsidi Rp2,6 tri...
Golkar Labura Terima SK Kepengurusan 2025–2030, Fokus Konsolidasi
DPD Golkar Labuhanbatu Utara menerima SK kepengurusan 2025–2030 dan menargetkan konsolidasi serta regenerasi...
Razia di Rutan Banda Aceh, Senjata Tajam dan Benda Terlarang Ditemukan
Razia gabungan di Rutan Kelas IIB Banda Aceh menemukan senjata tajam dan barang terlarang, namun tidak menem...
Wali Kota: Sabang Potensial Jadi Gerbang Ekonomi dan Hub Maritim
Wali Kota Sabang hadir di seminar IKAL Aceh dan sebut Sabang berpotensi jadi hub maritim serta butuh kepasti...
Reses DPRK Subulussalam: Warga Keluhkan Lampu Jalan, Usulkan BLK Kecamatan
Warga Penanggalan keluhkan lampu jalan padam, usulkan BLK kecamatan, air bersih, dan penambahan kursi DPRK p...
Tuntutan 3 Tahun untuk Dua PSK Terkait Pemerasan ASN BPN di Medan
Dua PSK, Fajar dan Junia, dituntut tiga tahun penjara atas pemerasan terhadap ASN BPN Nias, Apriaman Lase, y...