Klopp Panggil 44 Pemain, Dua Skuad Timnas Jerman Menuju Euro 2028
Pelatih Timnas Jerman Jurgen Klopp memanggil 44 pemain untuk dua skuad yang akan berlaga di Nations League, sebagai bagian seleksi menuju Piala Eropa 2028. Pengumuman itu dibuat menjelang rangkaian laga grup melawan Belanda, Yunani, dan Serbia.
Skuad dan tujuan seleksi
Klopp membagi 44 pemain ke dalam dua kelompok untuk mengurangi beban pemain senior dan mempercepat integrasi wajah baru. Strategi ini memberi kesempatan rotasi lebih luas dan pengamatan individu lebih intensif oleh staf pelatih.
Fokus utama tim pelatih adalah memantau performa di kompetisi resmi. Hasil pengamatan akan menjadi bahan penyaringan untuk menentukan inti yang akan berlaga di Piala Eropa 2028.
Wajah baru dan absensi mencolok
Sebagai bagian dari pembaruan skuad, Klopp mengandalkan beberapa nama muda dari klub-klub Bundesliga dan liga Eropa lainnya. Di sisi lain, ada beberapa pemain yang absen dari daftar panggilan.
- Felix Keidel (Elversberg) — gelandang muda yang masuk daftar panggilan.
- Younes Ebnoutalib (Eintracht) — penyerang yang mendapat kesempatan tampil.
Sementara itu, striker yang mencetak tiga gol di Piala Dunia 2026, Deniz Undav, tidak dipanggil. Pemain sayap Galatasaray, Leroy Sané, juga absen dari daftar. Meski begitu, beberapa nama senior seperti Florian Wirtz dan Kai Havertz tetap masuk dalam skuat sebagai penguat pengalaman.
Jadwal dan pemantauan pemain
Jerman akan memulai petualangan di grup dengan menghadapi Belanda, dilanjutkan melawan Yunani dan Serbia. Turnamen ini menjadi ajang uji untuk kombinasi pemain muda dan senior yang diharapkan Klopp.
Setiap penampilan akan dianalisis oleh tim pelatih untuk menilai kesiapan mental, fisik, dan taktik pemain. Pemain yang konsisten akan berpeluang kuat masuk skuad inti untuk turnamen besar mendatang.
Implikasi ke depan
Langkah Klopp menurunkan dua skuad menandai upaya transisi jangka panjang menuju Piala Eropa 2028. Proses seleksi lewat Nations League memungkinkan eksperimen formasi dan pemantauan lebih rinci.
Dengan kombinasi pengalaman dan talenta muda, Jerman berharap menemukan komposisi yang seimbang untuk kembali bersaing di level Eropa.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
James Rodriguez Pensiun dari Timnas Kolombia
Gelandang James Rodriguez resmi pensiun dari Timnas Kolombia pada 15 September 2026 setelah 15 tahun, 131 ca...
Connor Bedard Resmi Jadi Kapten Chicago Blackhawks
Connor Bedard ditetapkan kapten Chicago Blackhawks musim 2026-27; cedera membuatnya diperkirakan absen sekit...
Spalletti Siapkan Rotasi, Juventus Waspadai Ancaman NEC
Juventus akan melawan NEC Nijmegen di Allianz Stadium 18 Sept dini hari WIB; Spalletti siapkan rotasi usai k...
Boby Gustavauzi Jadi Kepala Pelatih Arzenic SMAN 1 Cirebon
Alumnus SMAN 1 Cirebon, Boby Gustavauzi, ditunjuk sebagai kepala pelatih Arzenic 2026 dan memulai tugasnya d...
Smansa Baleendah Menang 51-10, Kenang Petugas Sekolah dengan Tribute
Smansa Baleendah menang 51-10 di Honda DBL 2026 dan mengenang petugas sekolah Pak Sunsun Jamil dengan pita h...
Goku Adytia Albasith: Nama Dragon Ball Bikin Publik Tertarik
Pemain SMAN 2 Bandung, Goku Adytia Albasith, bongkar asal nama terinspirasi Dragon Ball saat tampil di Honda...