Smansa Baleendah Menang 51-10, Kenang Petugas Sekolah dengan Tribute
Smansa Baleendah meraih kemenangan perdana di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Java-East, menaklukkan SMAN 1 Bandung 51-10 di Bandung Arena. Selain hasil laga, tim putra itu mencuri perhatian dengan mengenang almarhum Bapak Sunsun Jamil, petugas keamanan sekolah, melalui tribute khusus selama pertandingan.
Kemenangan sekaligus penghormatan
Skor telak 51-10 menjadi catatan awal turnamen bagi Smansa Baleendah. Namun yang lebih berkesan bagi tim adalah momen penghormatan kepada sosok yang selama ini memberi semangat di lingkungan sekolah.
Para pemain memasang pita hitam pada jersey sebagai tanda duka dan penghormatan. Aksi sederhana itu berlangsung sejak pemanasan hingga laga usai, dan mendapat perhatian dari penonton di Bandung Arena.
Kenangan terhadap Pak Sunsun
Bagi para pemain, Pak Sunsun bukan hanya penjaga sekolah. Ia kerap memberi dukungan moral dan doa sebelum tim berangkat bertanding. Kapten tim, Erlangga Gumilar, menyebutkan bahwa dukungan itu jadi sumber motivasi.
"Omnya selalu doain kita kalau semisal kita mau berangkat tanding gitu. Menurut aku itu memberi motivasi lebih lah buat kita sebagai pemain,"
Erlangga mengakui tidak tahu pasti apakah almarhum sempat menonton langsung setiap pertandingan. Meski begitu, perhatian kecil seperti sapaan dan obrolan singkat dari Pak Sunsun meninggalkan kesan mendalam bagi para pemain.
"Sebagai pemain kita kayak ngerasa didukung aja. Karena almarhum selalu bilang, menang ya dan sampai juara. Nah, itu bikin kita makin semangat lagi,"
Dukungan sederhana yang bermakna
Menurut pemain, dukungan bukan selalu berupa hal besar. Sapaan sebelum berangkat, pesan singkat, dan perhatian kecil dianggap sudah cukup menjadi penyemangat. Kehadiran figur yang konsisten di sekolah memberi rasa bahwa seluruh komunitas sekolah mendukung mereka, bukan hanya teman sekelas.
Penghormatan dengan pita hitam juga dimaknai sebagai simbol kebersamaan. Bagi tim, atribut itu bukan sekadar pelengkap seragam, melainkan representasi rasa terima kasih dan penghormatan atas peran Pak Sunsun dalam kehidupan sehari-hari siswa.
Makna ke depan
Selain menjadi momen emosional, tribute ini memperlihatkan bagaimana nilai kebersamaan dan dukungan warga sekolah dapat memengaruhi semangat bertanding. Smansa Baleendah melanjutkan turnamen dengan hasil positif dan beban emosional yang disulap menjadi motivasi kolektif.
Kemenangan 51-10 menjadi awal, sementara kenangan akan Pak Sunsun tetap melekat pada setiap langkah tim dalam kompetisi selanjutnya.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
AQUA DBL Dance 2026: Empat Sekolah Tampilkan Kisah 100% Indonesia
Empat sekolah tampil di AQUA DBL Dance 2026 West Java-East dengan tema "100% Indonesia", mengangkat sejarah,...
Coach Eva Bangun Skuad Muda GPS Bandung Jelang DBL 2026
Coach Eva Susanti merombak skuad muda GPS Bandung menjelang DBL 2026, fokus pada pengembangan jangka panjang...
James Rodríguez Tutup Karier Internasional Setelah 15 Tahun
James Rodríguez resmi pensiun dari Timnas Kolombia setelah 15 tahun, saat ia kembali memperkuat Atlético Nac...
Mana Iwabuchi & Aya Miyama Bina Pesepakbola Putri Usia Dini di Jakarta
Mana Iwabuchi dan Aya Miyama membina pesepakbola putri usia dini dalam coaching clinic 17 September 2026 di...
Basket Putri Indonesia Menang 61-52, China Jadi Tantangan
Timnas Basket Putri menang 61-52 atas Thailand di Asian Games 2026, Kimberley Louis jadi penentu, China menj...
Amri dan Fadia Jadi Kapten Bulutangkis Indonesia Asian Games 2026
Amri Syahnawi dan Siti Fadia terpilih sebagai kapten tim bulu tangkis Indonesia untuk Asian Games 2026 lewat...