James Rodríguez Tutup Karier Internasional Setelah 15 Tahun
James Rodríguez mengakhiri kiprah internasional bersama Timnas Kolombia setelah 15 tahun. Pengumuman itu datang saat ia memutuskan kembali bermain di tanah air bersama Atlético Nacional pada usia 35 tahun. James menyatakan telah memberikan segalanya untuk negaranya selama karier internasionalnya.
Pengumuman dan alasan
Pengumuman pensiun internasional menandai akhir periode panjang sebagai salah satu pemain kunci Kolombia. Ia mengatakan pengalaman di panggung besar, baik suka maupun duka, telah membentuk perjalanan profesionalnya. Keputusan kembali ke klub lokal juga menunjukkan fokusnya beralih ke babak berikutnya dalam karier klub.
“Saya beruntung merasakan momen yang tak pernah dibayangkan, Piala Dunia, gol, kemenangan, dan kekalahan. Semua pengalaman itu membuat kami semakin kuat,” ucapnya.
Jejak karier di Eropa dan prestasi
James dikenal luas berkat performa cemerlangnya saat berkarier di Eropa. Selama enam tahun bersama Real Madrid, ia turut meraih dua gelar La Liga. Pengalaman tersebut mengangkat reputasinya sebagai salah satu gelandang terbaik asal Kolombia.
Kembali ke Kolombia: Atlético Nacional
Setelah bertahun-tahun bermain di level klub Eropa, James memilih pulang dan memperkuat Atlético Nacional. Langkah ini menandai perubahan fokus dari kancah internasional menuju kontribusi langsung di kompetisi domestik. Kepulangannya juga memberi peluang bagi penggemar lokal untuk menyaksikan lagi permainannya secara reguler.
Warisan untuk Timnas
Karier internasional James mencakup banyak momen berkesan, termasuk penampilan di turnamen dunia dan gol-gol penting. Pengumuman pensiun ini memberi ruang bagi generasi baru untuk tampil. Namun, pengalaman dan catatan prestasinya akan tetap menjadi bagian dari sejarah Timnas Kolombia.
Keputusan James menutup babak internasional sekaligus membuka lembar baru di level klub. Ia pergi sebagai pemain yang memberikan kontribusi besar bagi negaranya dan kini fokus pada peran barunya bersama Atlético Nacional.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
AQUA DBL Dance 2026: Empat Sekolah Tampilkan Kisah 100% Indonesia
Empat sekolah tampil di AQUA DBL Dance 2026 West Java-East dengan tema "100% Indonesia", mengangkat sejarah,...
Coach Eva Bangun Skuad Muda GPS Bandung Jelang DBL 2026
Coach Eva Susanti merombak skuad muda GPS Bandung menjelang DBL 2026, fokus pada pengembangan jangka panjang...
Mana Iwabuchi & Aya Miyama Bina Pesepakbola Putri Usia Dini di Jakarta
Mana Iwabuchi dan Aya Miyama membina pesepakbola putri usia dini dalam coaching clinic 17 September 2026 di...
Basket Putri Indonesia Menang 61-52, China Jadi Tantangan
Timnas Basket Putri menang 61-52 atas Thailand di Asian Games 2026, Kimberley Louis jadi penentu, China menj...
Amri dan Fadia Jadi Kapten Bulutangkis Indonesia Asian Games 2026
Amri Syahnawi dan Siti Fadia terpilih sebagai kapten tim bulu tangkis Indonesia untuk Asian Games 2026 lewat...
Mario Lemos Kembali Jadi Pelatih Persijap Jepara
Mario Lemos kembali ditunjuk sebagai pelatih kepala Persijap Jepara untuk sisa BRI Super League 2026/2027, m...