Goku Adytia Albasith: Nama Dragon Ball Bikin Publik Tertarik
Goku Adytia Albasith, pemain SMAN 2 Bandung, menjadi sorotan saat tampil pertama dan terakhirnya di Bandung Arena pada ajang Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Java-East. Nama dan cerita di baliknya menarik perhatian karena tersambung dengan salah satu waralaba anime populer, Dragon Ball, yang digemari sang ayah.
Asal-usul nama dari ayah penggemar anime
Nama Goku bukanlah kebetulan. Ayahnya merupakan penggemar lama Dragon Ball, yang kemudian menamai anaknya terinspirasi dari karakter utama serial itu. Kisah ini terungkap saat Goku berbincang dengan tim DBL Play.
"Papa aku tuh wibu, Kak,"
Kegemaran ayah terhadap anime sudah ada sejak remaja, dan dari kebiasaan itulah nama tersebut muncul. Hal itu membuat nama Goku mudah dikenali oleh publik, karena langsung mengingatkan pada tokoh ikonik anime tersebut.
Keluarga bernuansa Dragon Ball
Tidak hanya Goku yang membawa jejak nama anime dalam identitas keluarga. Dua adik Goku juga mendapatkan nama yang berkaitan dengan Dragon Ball, yaitu Gohan dan Goten.
"Nah, lucunya adik-adik aku juga namanya ada unsur Dragon Ball juga. Gohan dan Goten. Lengkap lah ini ya satu keluarga Dragon Ball hahaha,"
Penggunaan nama-nama ini menunjukkan betapa kuatnya pengaruh budaya pop Jepang pada keluarga mereka, setidaknya dari sisi penamaan.
Momen sadar: paket dan action figure
Goku menceritakan kapan ia menyadari kegemaran ayahnya terhadap budaya Jepang. Momen itu terjadi saat ia duduk di bangku SMP, ketika ayahnya pulang membawa paket berukuran besar yang ternyata berisi action figure.
"Aku sadar kalau papa aku wibu itu waktu SMP sih. Tiba-tiba papa pulang bawa kayak paket gede kan. Eh, pas dibuka ternyata action figure hahaha. Terus aku kayak wah fixed ini wibu,"
Peristiwa sederhana itu memperjelas orientasi hobi ayah, namun tidak langsung membuat Goku ikut tenggelam dalam dunia anime atau manga.
Goku lebih memilih olahraga
Meskipun terbuka terhadap pengenalan anime dan manga oleh ayahnya, Goku ternyata tidak mengikuti jejak tersebut secara intens. Ia lebih aktif dalam berbagai kegiatan dan menemukan minat kuat pada olahraga.
"Mungkin karena aku dari awal itu sudah aktif ada kegiatan kali ya. Jadi aku nggak yang tertarik buat baca manga atau anime gitu,"
Alih-alih warisan fandom, Goku menempatkan olahraga sebagai fokus utama dalam kesehariannya. Nama yang unik justru menjadi daya tarik tersendiri ketika ia berlaga di lapangan.
Di tengah perhatian publik terhadap namanya, kisah Goku menunjukkan persinggungan antara budaya populer dan identitas personal. Nama yang terinspirasi anime telah memberi warna pada perjalanan kariernya, sementara pilihannya pada olahraga menegaskan bahwa minat pribadi tetap menjadi penentu arah hidup.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
AQUA DBL Dance 2026: Pelajar Bandung Perkenalkan Budaya dengan Sentuhan Modern
SMA dan MAN Bandung di AQUA DBL Dance 2026 memadukan tari tradisional dengan musik modern untuk memperkenalk...
AQUA DBL Dance 2026: Empat Sekolah Tampilkan Kisah 100% Indonesia
Empat sekolah tampil di AQUA DBL Dance 2026 West Java-East dengan tema "100% Indonesia", mengangkat sejarah,...
Coach Eva Bangun Skuad Muda GPS Bandung Jelang DBL 2026
Coach Eva Susanti merombak skuad muda GPS Bandung menjelang DBL 2026, fokus pada pengembangan jangka panjang...
James Rodríguez Tutup Karier Internasional Setelah 15 Tahun
James Rodríguez resmi pensiun dari Timnas Kolombia setelah 15 tahun, saat ia kembali memperkuat Atlético Nac...
Mana Iwabuchi & Aya Miyama Bina Pesepakbola Putri Usia Dini di Jakarta
Mana Iwabuchi dan Aya Miyama membina pesepakbola putri usia dini dalam coaching clinic 17 September 2026 di...
Basket Putri Indonesia Menang 61-52, China Jadi Tantangan
Timnas Basket Putri menang 61-52 atas Thailand di Asian Games 2026, Kimberley Louis jadi penentu, China menj...