Hiburan

Kemenbud Buka Pameran 'Constelaciones Vivas' di Galeri Nasional

Bagikan:
Karya fotografi dari pameran Constelaciones Vivas di Galeri Nasional Indonesia

Kementerian Kebudayaan meresmikan pameran fotografi Constelaciones Vivas: Stories and Identity of Latin America pada 17 September 2026 di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta Pusat. Pameran berlangsung mulai 18 September hingga 11 Oktober 2026 dan menampilkan karya pilihan dari sembilan negara Amerika Latin untuk memperkuat hubungan budaya antara Indonesia dan Amerika Latin.

Negara peserta dan fokus pameran

Pameran ini menampilkan karya fotografer dari Argentina, Kolombia, Kosta Rika, Ekuador, Guatemala, Meksiko, Panama, Peru, dan Uruguay. Kuratorial menyajikan narasi tentang identitas, memori, dan cerita sosial di kawasan Amerika Latin.

Peresmian dan sambutan

Pameran diresmikan oleh Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha, yang menyebut acara ini sebagai kelanjutan kerja sama internasional Galeri Nasional dengan negara sahabat. Ia mengajak publik untuk mengunjungi pameran bersama koleksi tetap dan pameran lain yang sedang berlangsung.

'Ini kedua kalinya Galeri Nasional bekerja sama dengan sembilan negara sahabat, dan saya mengajak teman-teman datang akhir pekan. Selain pameran Constelaciones Vivas, pengunjung juga dapat menikmati pameran Nasirun serta koleksi tetap Galeri Nasional Indonesia.'

Giring juga membuka percakapan personal tentang hubungan emosionalnya dengan fotografi. Kenangan akan ayahnya yang berprofesi sebagai fotografer membuat ia semakin menghargai peran foto sebagai pembawa cerita.

'Ini pertama kalinya saya membuka pameran fotografi, dan saya langsung teringat serta rindu kepada almarhum ayah saya tercinta. Beliau seorang fotografer yang pernah bertugas ke Vietnam, Papua Barat, dan Timor Timur, sebelum meninggal ketika saya berusia lima belas.'

Fotografi sebagai medium cerita

Dalam sambutannya, Giring menekankan kekuatan satu bingkai foto yang mampu menyimpan momen sekaligus menyampaikan banyak perspektif. Pameran menghadirkan ragam cara pandang yang memungkinkan pengunjung memahami konteks sosial dan sejarah berbeda dari setiap karya.

'Saya selalu percaya fotografi adalah medium yang sangat kuat, karena satu bingkai dapat mengabadikan momen sekaligus menyampaikan cerita. Satu momen yang sama bisa diceritakan dan dipersepsikan secara berbeda, sehingga fotografi memiliki kekuatan untuk menyentuh banyak orang.'

Ruang dialog dan nilai budaya

Kepala Museum dan Cagar Budaya, Indira Estiyanti Nurjadin, menegaskan bahwa pameran tidak sekadar apresiasi estetika. Menurutnya, pameran membuka ruang dialog antarbudaya yang mendorong tukar gagasan dan pemahaman terhadap keberagaman.

'Pameran seni bukan sekadar ruang apresiasi karya, tetapi juga ruang dialog yang mempertemukan berbagai perspektif. Melalui kesempatan ini, pengunjung diharapkan saling bertukar gagasan dan membangun pemahaman lebih luas terhadap keberagaman dunia.'

Informasi kunjungan dan tiket

Publik dapat mengunjungi Constelaciones Vivas mulai 18 September sampai 11 Oktober 2026 di Galeri Nasional Indonesia. Pengunjung bisa membeli tiket langsung di lokasi atau secara daring melalui Traveloka dan Tiket.com.

Pameran ini menjadi bagian dari upaya diplomasi budaya yang menghubungkan Indonesia dengan pengalaman visual dan identitas masyarakat Amerika Latin. Kehadiran karya-karya tersebut diharapkan memperkaya wacana seni rupa dan memperluas pemahaman lintas budaya bagi pengunjung.

Tiara Permata
Penulis
Tiara Permata

Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.

Berita Terkait