Lokal

Pemuda 23 Tahun Ditemukan Tewas di Belakang Rumah di Simalungun

Bagikan:
Lokasi penemuan jenazah di Huta II Nagori Marihat Bandar, Simalungun

SIMALUNGUN – Seorang pemuda berusia 23 tahun, Andika Syahputra, ditemukan tewas di belakang rumah warga di Huta II Nagori Marihat Bandar, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, Kamis (17/9).

Penemuan jenazah

Korban yang berdomisili di Dusun IV Devision III Perkebunan Tanah Gambus, Kecamatan Limapuluh, Kabupaten Batubara, ditemukan dalam posisi telungkup. Saat ditemukan, Andika mengenakan kaos hitam dan celana pendek biru.

Saksi pertama melihat korban saat bangun pagi hendak mandi. Saksi kemudian mencoba membangunkan dan memanggil nama korban, namun tidak ada respons.

Saksi lalu meminta bantuan ibunya (saksi kedua) dan suami ibunya (saksi ketiga). Keduanya mendatangi lokasi dan memastikan korban sudah tidak bernapas, kemudian melapor ke Gamot Huta II Nagori Marihat Bandar.

Proses penanganan di lokasi

Polsek Bandar Huluan segera merespons laporan, dipimpin Kapolsek Iptu Patar Banjarnahor bersama Pawas Iptu P. Sidauruk dan piket fungsi. Tim Inafis Polres Simalungun tiba di TKP sekitar pukul 09.47 WIB untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Proses olah TKP didampingi tim medis dari Puskesmas Bandar. Setelah pemeriksaan awal, jasad dibawa ke RSUD Perdagangan untuk visum luar dan pemeriksaan lanjutan.

Hasil visum dan keputusan keluarga

Hasil visum luar oleh dr. Fadilayana Damanik di RSUD Perdagangan menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga, yang diwakili ibu kandung korban Leni Mardiana, menyatakan yakin kematian terjadi secara wajar.

Keluarga kemudian meminta agar tidak dilakukan autopsi dan menandatangani surat pernyataan penolakan autopsi. Setelah prosedur visum luar dan administrasi selesai, keluarga membawa pulang jenazah ke alamat rumah duka di Dusun IV Devision III Perkebunan Tanah Gambus, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batubara.

Kondisi dan latar belakang singkat

Korban telah tinggal di rumah saksi sekitar dua bulan. Selama tinggal, Andika bekerja membuat dan mengantar es kristal. Saksi menyebut korban sering tidur bersama anak saksi yang masih usia sekolah dasar.

Kasus ini saat ini tercatat sebagai penanganan awal oleh kepolisian setempat dan pihak kesehatan, sementara keluarga telah membawa jenazah untuk prosesi duka di kampung halaman.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait