Polrestabes Medan Tangkap Dua Pelaku Modus Ganjal ATM di Jalan Gaperta
Polrestabes Medan menangkap dua pelaku pencurian dengan modus mengganjal mesin ATM di gerai ATM Jalan Gaperta, Kecamatan Medan Helvetia, Rabu (10/6). Kedua tersangka kini ditahan di Mapolrestabes Medan setelah penyelidikan dan pengembangan dari rekaman CCTV.
Penangkapan dan lokasi
Tim Sat Reskrim Polrestabes Medan mengamankan dua pelaku berinisial M alias K (40) asal Kabupaten Deliserdang dan SH warga Kota Padang, Sumatera Barat. M ditangkap saat berada di Kota Tebingtinggi, sedangkan SH diamankan di Kota Medan setelah pengembangan penyidikan.
Modus dan kronologi
Kasus ini berawal dari laporan warga yang viral di media sosial tentang korban kehilangan uang saat mengambil tunai di gerai ATM Jalan Gaperta. Personel melakukan olah TKP dan memeriksa rekaman CCTV di lokasi.
Berdasarkan pemeriksaan, polisi menemukan pola pelaku menggunakan metode mengganjal mesin ATM untuk mengambil kartu korban dan melakukan transaksi.
Barang bukti dan pengakuan
Dari pemeriksaan, tersangka M mengakui perbuatannya dan menyebut melakukan aksi bersama SH. Pengembangan dari pengakuan itu akhirnya berujung pada penangkapan SH di Kota Medan.
Polisi menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan kejahatan tersebut.
- Sejumlah kartu ATM yang diduga hasil kejahatan
Tindakan kepolisian
Dalam penangkapan, petugas melakukan upaya paksa karena tersangka melakukan perlawanan. Menurut penyidik, tindakan itu berupa tembakan terukur pada bagian kaki untuk melumpuhkan perlawanan.
"Terhadap kedua pelaku terpaksa berikan tindakan tegas terukur di bagian kaki karena melakukan perlawanan. Bahkan sudah berulang kali masuk keluar penjara terlibat kasus narkoba serta kasus ganjal ATM,"
Perkembangan kasus menunjukkan pelaku diduga sudah melakukan aksi ini puluhan kali di wilayah Kota Medan hingga Tebingtinggi. Saat ini penyidik masih mendalami peran masing-masing dan menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Implikasi dan langkah berikut
Kasus ini mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada saat bertransaksi di mesin ATM. Pemantauan CCTV dan pelaporan cepat oleh korban menjadi kunci keberhasilan penindakan oleh aparat.
Polrestabes Medan menyatakan akan terus mengusut jaringan pelaku dan meningkatkan patroli serta edukasi keamanan ATM kepada publik.
Berita Terkait
DPRD Minta Pengawasan Dini Proyek BRT Medan: Waspadai Penebangan Pohon
Jusuf Ginting minta Inspektorat dan APH awasi proyek BRT Medan sejak awal terkait penebangan 2.700 pohon dan...
Taput dan BPJS Perkuat UHC 2026: Fokus Layanan Merata dan Berkualitas
Pemkab Tapanuli Utara dan BPJS Kesehatan perkuat UHC 2026 dengan fokus layanan berkualitas, perluasan akses,...
DPRD Medan Kecewa, Kadishub Absen Saat RDP Proyek BRT
Ketua Komisi IV DPRD Medan kecewa karena Kepala Dishub absen saat RDP proyek BRT senilai Rp1,9 triliun pada...
DPRD Minta BRT Mebidang Tidak Bebani APBD dan Warga
DPRD Medan minta pembangunan BRT Mebidang tak membebani APBD dan warga, sekaligus soroti lingkungan, kemacet...
DPRD Minta Pembangunan BRT Mebidang Terstruktur dan Perhatikan Dampak
Komisi IV DPRD Medan minta pembangunan BRT Mebidang terstruktur dan memperhatikan dampak lalu lintas serta s...
Polisi Dipastikan Jadi Saksi di Sidang Kasus Pembelian Pertalite Pakai Jerigen
Jaksa memastikan mantan Kanit dan Kasat Polrestabes Medan akan hadir sebagai saksi pada sidang kasus pembeli...