Tabung Gas Meledak di Siantar, 1 Orang Luka dan Kerugian Rp25 Juta
Pematangsiantar — Sebuah tabung gas meledak di dapur rumah kontrakan di Jalan Sekolah Inpres, Sibatubatu, Kelurahan Bah Sorma, Kecamatan Siantar Sitalasari, Sabtu (7/11) sore. Peristiwa itu menimbulkan kebakaran dapur, melukai pemilik rumah dan menimbulkan kerugian material sekitar Rp 25 juta.
Kronologi kejadian
Kapolsek Siantar Martoba, Iptu Edy JJ Manalu, menjelaskan kejadian bermula saat korban, YN (52), sedang memasak. Korban mengganti tabung gas yang hampir habis saat api kompor masih menyala. Saat penukaran, api menyambar dan membesar sehingga mengenai tangan dan kaki korban.
Melihat api membesar, korban berlari keluar rumah meminta pertolongan. Warga dan saksi segera melakukan penyiraman ke dapur untuk menahan penyebaran api.
Upaya pemadaman
Warga mencoba memadamkan dengan menyiram dan mendobrak bagian atap untuk mengakses sumber api. Beberapa saat kemudian empat unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan menuntaskan pemadaman. Petugas Damkar berhasil memadamkan api dalam waktu sekitar 10 menit setelah tiba.
Kerusakan dan korban
Barang-barang di dapur korban dan rumah sebelah mengalami kerusakan. Barang yang terbakar antara lain:
- 3 tabung gas
- ember, kompor gas, beberapa kuali dan dandang
- beberapa baju bekas
- atap, asbes, pintu kamar mandi, serta ruang kamar sebelah
"Sumber api berasal dari sambaran api kompor dari lalainya pemilik rumah mengganti tabung gas dalam keadaan api masih hidup di kompor. Akibat kejadian itu, pemilik rumah mengalami luka bakar di kaki dan tangan sekitar 10-15 persen serta kerugian materil sekitar Rp 25 juta."
Berdasarkan pengamatan petugas, korban menderita luka bakar ringan-sedang pada tangan dan kaki, diperkirakan menempati sekitar 10-15 persen dari total permukaan tubuh.
Penanganan polisi dan identifikasi
Tim Unit Identifikasi Polres Pematangsiantar bersama Polsek Siantar Martoba memasang garis polisi (police line) untuk mengamankan lokasi dan melakukan pemeriksaan awal. Penyebab kebakaran sementara disimpulkan akibat kelalaian saat mengganti tabung gas dengan kondisi api masih menyala.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya mematikan sumber api sebelum mengganti tabung gas dan memastikan prosedur keselamatan cairan atau gas rumah tangga dijalankan untuk mencegah kejadian serupa.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Husni: Pemahaman Konstitusi Kunci Jaga Persatuan
H.M. Husni menilai pemahaman konstitusi kunci menjaga persatuan dan memperkuat demokrasi, disampaikan pada S...
IPHI Aceh Peringati Maulid dan Santuni 54 Anak Yatim
IPHI Aceh menggelar Maulid Nabi dan santuni 54 anak yatim di Banda Aceh, sekaligus tausiyah tentang akhlak R...
DPRK Banda Aceh Ajak Pelajar Ikut Pelatihan Konten Kreator
Ketua DPRK Banda Aceh dorong pelajar SMA/SMK ikuti pelatihan konten kreator untuk promosi UMKM, pariwisata,...
Sabam Minta HKTI Perjuangkan Aspirasi Petani di Humbahas
Sabam Rajagukguk minta HKTI aktif menjembatani kebutuhan petani saat Rakercab HKTI Humbahas di Lintongnihuta...
Polres Aceh Timur Gelar "Minggu Kasih" di Vihara Murni Sakti
Polres Aceh Timur menggelar Minggu Kasih di Vihara Murni Sakti, Idi, untuk memperkuat komunikasi dan kerukun...
Perda Medan: Penanggulangan Kemiskinan Lebih dari Bantuan Sosial
Syaiful Ramadhan: penanggulangan kemiskinan di Medan wajib memenuhi hak warga menurut Perda No.5/2015, bukan...