Lokal

IPHI Aceh Peringati Maulid dan Santuni 54 Anak Yatim

Bagikan:
Pengurus IPHI Aceh dan anak yatim saat peringatan Maulid di Banda Aceh

Banda Aceh — Pengurus Wilayah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Provinsi Aceh menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan santunan untuk 54 anak yatim, Minggu (8/11/2026), di Sekretariat IPHI Aceh, Kuta Alam, Banda Aceh. Kegiatan bertujuan meneladani akhlak Rasulullah dan menunjukkan kepedulian sosial kepada kaum dhuafa serta anak-anak yang membutuhkan.

Penyerahan santunan

Panitia pelaksana yang juga Sekretaris IPHI Aceh, Dr. H. Basri A Bakar, M.Si, menyatakan acara ini merupakan wujud kecintaan kepada Rasulullah sekaligus bentuk kepedulian kepada anak yatim. Sebanyak 54 anak yatim dari Banda Aceh dan Aceh Besar menerima paket berupa uang tunai, snack, dan kain sarung.

"IPHI akan terus berbagi dan peduli kepada sesama, terutama mereka yang membutuhkan"

Ceramah: Akhlak Rasulullah dan makna haji mabrur

Penceramah dalam acara itu adalah Prof. Dr. rer.nat H. Ilham Maulana, S.Si, Guru Besar dan Dekan Fakultas MIPA Universitas Syiah Kuala. Dalam tausiyahnya, Prof. Ilham menekankan keunggulan akhlak Rasulullah yang disebut langsung dalam Al-Qur’an.

"Akhlak Nabi Muhammad SAW adalah cerminan langsung dari Al-Qur'an, yang secara totalitas membedakannya dari tatanan moral masyarakat Arab Jahiliyah. Tidak ada yang manusia lain yang dapat menandingi akhlak baginda Rasulullah."

Ia menambahkan bahwa akhlak Nabi bukan hanya mengubah sejarah, tetapi juga membentuk generasi sahabat yang berkarakter mulia. Prof. Ilham juga menjelaskan makna haji mabrur sebagai haji yang diterima Allah SWT dan menghasilkan perubahan perilaku setelah kembali ke masyarakat.

"Jamaah haji yang pulang dari menunaikan Ibadah Haji adalah orang-orang yang membawa kebaikan, ketaatan, atau kebajikan bagi pribadinya dan masyarakat sekitarnya."

Peserta dan penutupan

Acara dihadiri sejumlah pengurus dan penasihat IPHI Aceh, serta perwakilan pengurus daerah. Beberapa tokoh yang hadir antara lain:

  • Drs. H Sulaiman Abda, M.Si (Ketua Penasihat IPHI Aceh)
  • Drs. Azwar Umri
  • Dr. M. Anas Adam, M.Pd
  • Drs. Syaiba Ibrahim
  • Dra. Hj. Kasumi Sulaiman, MM
  • Pengurus Daerah IPHI Kota Banda Aceh dan Aceh Besar

Kegiatan ditutup dengan makan siang bersama, yang sekaligus menjadi momen kebersamaan antara pengurus, jamaah, dan anak yatim yang mendapat santunan.

Implikasi dan tindak lanjut

Langkah IPHI Aceh ini memperkuat peran organisasi haji dalam program sosial dan pembinaan moral masyarakat. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan berkelanjutan untuk mendukung kesejahteraan anak yatim dan membumikan nilai-nilai akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait