Lokal

Peserta Sarasehan di Medan Tekankan Peran MPR RI dalam Menjaga Konstitusi

Bagikan:
Peserta sarasehan dan pembicara membahas peran MPR RI di Medan

Medan — Peserta Sarasehan Kebangsaan di Medan menilai pentingnya memperkuat pemahaman publik tentang peran dan fungsi MPR RI. Kegiatan digelar Sabtu, 7 November, di Hotel Miyana oleh Anggota MPR RI H.M. Husni, SE., MM. Tujuannya meningkatkan kesadaran terhadap konstitusi sekaligus menjaga persatuan dan kedaulatan rakyat.

Inti kegiatan

Dalam sarasehan tersebut peserta mendapatkan penjelasan rinci mengenai kedudukan, tugas, fungsi, dan kewenangan MPR RI dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Materi disampaikan untuk memperjelas peran MPR sebagai lembaga negara sekaligus wadah kebangsaan.

Materi dan pesan utama

H.M. Husni menekankan bahwa masyarakat tidak hanya perlu mengenal nama lembaga, tetapi juga memahami tanggung jawab MPR dalam menjaga konstitusi dan kedaulatan rakyat. Ia menyampaikan pentingnya internalisasi nilai-nilai kebangsaan sebagai modal persatuan.

Melalui sarasehan kebangsaan ini, kita ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang peran dan fungsi MPR RI. Masyarakat perlu mengetahui bahwa MPR memiliki tanggung jawab penting dalam kehidupan ketatanegaraan, khususnya berkaitan dengan konstitusi dan kedaulatan rakyat.

Husni juga mengingatkan agar sikap menghormati konstitusi dan menjaga persatuan ditanamkan di masyarakat. Ia menegaskan bahwa kesadaran kolektif diperlukan untuk menghadapi tantangan berbangsa dan bernegara.

Kita ingin masyarakat tidak hanya mengenal MPR sebagai lembaga negara, tetapi juga memahami nilai-nilai kebangsaan, konstitusi, serta pentingnya menjaga persatuan di tengah berbagai tantangan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Peran dan kewajiban MPR

Dalam sesi materi dipaparkan beberapa peran kunci MPR RI, antara lain:

  • Menjaga dan mengamandemen konstitusi sesuai mekanisme ketatanegaraan;
  • Menetapkan visi kebangsaan sebagai rumah perwakilan seluruh elemen bangsa;
  • Menjaga kedaulatan rakyat melalui legitimasi konstitusional;
  • Mendorong pendidikan kewarganegaraan dan nilai-nilai Pancasila di masyarakat.

Harapan dan tindak lanjut

Peserta diharapkan membawa wawasan kebangsaan ke komunitas masing-masing. Dengan pemahaman yang lebih baik, masyarakat dapat berperan aktif menjaga demokrasi, menghormati konstitusi, dan mempertahankan kedaulatan rakyat. Panitia berharap kegiatan ini menjadi ruang edukasi berkelanjutan bagi publik.

Sarasehan di Medan menjadi langkah praktis memperkuat literasi konstitusi di tingkat lokal, sekaligus mendorong partisipasi warga dalam kehidupan ketatanegaraan.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait