Lokal

Rico Waas Resmi Sandang Merga Ginting Suka, Janji Pelihara Budaya Karo

Bagikan:
Wali Kota Medan Rico Waas menerima penabalan Merga Ginting Suka di Gedung Serbaguna PKK Medan

Medan — Wali Kota Medan Rico Waas resmi menyandang Merga Ginting Suka pada Sabtu (7/11) dalam acara Mboru Ate Tedeh di Gedung Serbaguna PKK Kota Medan. Penabalan itu menurutnya bukan sekadar penghormatan adat, melainkan amanah besar untuk merawat kesukuan, kebangsaan, dan melestarikan budaya Karo.

Dalam prosesi yang juga mengukuhkan istrinya, Airin Rico Waas, sebagai Beru Sembiring Pelawi, Rico mengatakan acara ini menjadi kesempatan untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus mengenalkan adat istiadat Karo kepada publik Kota Medan.

Prosesi dan makna penabalan

Prosesi adat Mboru Ate Tedeh menandai pengakuan resmi keluarga Waas dalam kekerabatan adat Karo. Dalam acara tersebut, keluarga dan kerabat berkumpul untuk melakukan ritual dan simbol-simbol adat yang menguatkan ikatan sosial.

Rico menyebut persiapan penabalan dilakukan sejak setahun lalu. Ia memuji kesungguhan istrinya yang mempelajari sejarah, tradisi, dan makna merga yang kini disandangnya.

“Ini bukan saja sebuah hal yang hanya diberikan, tapi penghargaan yang sangat luar biasa besar. Ada tanggung jawab yang begitu besar, termasuk bagaimana kesukuan dan kebangsaan kita harus dirawat sebaik mungkin,”

Tanggung jawab sebagai kepala daerah

Sebagai Wali Kota, Rico menegaskan komitmen untuk memberikan keadilan dan perhatian kepada seluruh warga tanpa membedakan suku, agama, adat, maupun budaya. Ia berharap budaya Karo tumbuh dan menjadi bagian penting dari keberagaman Kota Medan.

“Kami akan jalankan amanah ini. Mudah-mudahan tanggung jawab ini tidak memberikan kekecewaan bagi masyarakat Karo. Izinkan kami bekerja keras dan mencintai seluruh masyarakat Kota Medan, termasuk masyarakat Karo,”

Tokoh yang hadir

Acara dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh daerah, antara lain:

  • Anggota DPD RI Sumatera Utara Dr. Badikenita br. Sitepu
  • Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr Antonius Ginting beserta istri
  • Raja Urung Sukapiring Datuk Rustam Karo Sekali Sukapiring
  • Wakil Ketua DPRD Deli Serdang Kuzu Serasi Wilson Tarigan
  • Anggota DPRD Kota Medan Jusup Ginting Suka dan H. Rajudin Sagala
  • Unsur Forkopimda Kota Medan
  • Pj Sekda Kota Medan Erfin Fachrurrazi beserta istri
  • Sekda Kabupaten Karo Gelora Kurnia Putra Ginting beserta istri
  • Ketua PHRI Sumatera Utara Melky Maydiroy Waas beserta istri
  • Para inisiator Mboru Ate Tedeh, pimpinan perangkat daerah, camat, lurah, raja urung, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan keluarga besar masyarakat Karo

Penguatan persaudaraan dan keberagaman

Panitia dan peserta menilai penabalan ini memperkuat ikatan keluarga Waas dengan komunitas Karo. Momentum ini juga mengingatkan bahwa keberagaman suku dan budaya adalah kekayaan yang mesti terus dirawat bersama di Kota Medan.

Dengan menerima gelar adat tersebut, Rico Waas berkomitmen menjalankan amanah budaya sembari melayani seluruh warga kota tanpa diskriminasi, sekaligus mendorong pelestarian tradisi Karo sebagai bagian dari identitas daerah.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait