Polres Aceh Timur Gelar "Minggu Kasih" di Vihara Murni Sakti
Aceh Timur — Kepolisian Resor Aceh Timur menggelar kegiatan Minggu Kasih di Vihara Murni Sakti, Kota Idi, pada Minggu (8/11). Kegiatan ini dihadiri Kapolres AKBP Aris Cai Dwi Susanto, Wakapolres Kompol H. Abdul Muin, dan sejumlah pejabat utama.
Kunjungan dan sambutan
Kapolres didampingi Kapolsek Idi Rayeuk AKP JM Tambunan dan disambut hangat pengurus Vihara Murni Sakti, Jhoni Tan. Pertemuan berlangsung dalam suasana silaturahmi untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan umat beragama.
Pesan utama Kapolres
Dalam sambutannya, AKBP Aris menegaskan kehadiran Polri di rumah ibadah bukan sekadar kunjungan seremonial. Ia mengatakan tujuan utama adalah membangun komunikasi, memperkuat kepercayaan, dan mendengarkan aspirasi warga.
“Keberagaman merupakan kekuatan bangsa yang harus dijaga bersama. Perbedaan agama, suku, maupun latar belakang sosial tidak boleh menjadi sekat dalam membangun persaudaraan dan kehidupan bermasyarakat,”
Aris menambahkan bahwa Polri berkomitmen hadir untuk seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama maupun golongan.
Ajakan partisipasi masyarakat
Kapolres juga mengingatkan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban bukan tugas kepolisian sendiri. Ia mengajak masyarakat aktif menyampaikan aspirasi dan informasi yang dapat membantu menjaga situasi kamtibmas tetap aman.
“Ketika kita saling menghormati dan menjaga persaudaraan, maka kedamaian dan persatuan akan tumbuh dengan sendirinya,”
Menurutnya, langkah-langkah sederhana seperti komunikasi terbuka dan pelibatan warga akan memperkuat upaya pencegahan konflik dan meningkatkan kepercayaan publik.
Minggu Kasih sebagai ruang kebersamaan
Pihak kepolisian menyebut Minggu Kasih sebagai momen untuk mempererat hubungan lintas agama dan menjaga keharmonisan sosial. Program ini diharapkan menjadi wadah rutin untuk memperkuat dialog antar komunitas.
Implikasi dan prospek
Inisiatif semacam ini berpotensi menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi keamanan. Jika dilanjutkan secara konsisten, kegiatan serupa dapat menjadi salah satu pilar pencegahan konflik di wilayah yang beragam.
Polres Aceh Timur berencana melanjutkan pendekatan berbasis silaturahmi dan dialog untuk memelihara stabilitas sosial di daerahnya.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Sergai FC Menang 4-3 atas Senayan FC di Laga Persahabatan
Sergai FC, diperkuat Wabup Adlin Tambunan, menekuk Senayan FC 4-3 dalam laga persahabatan Jumat sore di lapa...
Duta GenRe Sumut 2026 Dipilih, 34 Finalis Siap Beraksi
Grand Final Duta GenRe Sumut 2026 memilih 34 finalis dari 250 pendaftar untuk bersaing menjadi 12 duta yang...
Duta GenRe Sumut 2026 Terpilih, Siap Perkuat Peran Remaja
Grand Final Duta GenRe Sumut 2026 pilih 12 pemenang dari 34 finalis; targetnya memperkuat peran remaja dalam...
Peserta Sarasehan di Medan Tekankan Peran MPR RI dalam Menjaga Konstitusi
Peserta sarasehan di Medan mendesak penguatan pemahaman peran MPR RI untuk meningkatkan kesadaran konstitusi...
Rico Waas Resmi Sandang Merga Ginting Suka, Janji Pelihara Budaya Karo
Wali Kota Medan Rico Waas disahkan sebagai Merga Ginting Suka pada 7 November; ia berjanji merawat budaya Ka...
Keude Kuta Binjei Juara Umum FASI II Kecamatan Julok 2026
Kafilah Keude Kuta Binjei juara umum FASI II Kecamatan Julok 2026 dengan 20 poin; 263 peserta dari 37 desa b...