Husni: Pemahaman Konstitusi Kunci Jaga Persatuan
MEDAN — Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), H.M. Husni, SE., MM., menegaskan bahwa kesadaran memahami dan menghormati konstitusi menjadi kunci menjaga persatuan bangsa dan memperkuat kehidupan demokrasi. Pernyataan itu disampaikan saat Sarasehan Kebangsaan bertema “Mengenal MPR RI: Memahami Peran, Fungsi dan Kewenangan MPR sebagai Rumah Kebangsaan, Pengawal Konstitusi, dan Penjaga Kedaulatan Rakyat” di Hotel Miyana, Sabtu (7/11) sore.
MPR dan pentingnya pemahaman konstitusi
Husni menyoroti tantangan yang dihadapi Indonesia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia mengatakan masyarakat perlu landasan kuat berupa pemahaman konstitusi untuk menjalankan nilai-nilai demokrasi secara benar.
Menurut Husni, tidak cukup hanya mengetahui keberadaan lembaga negara. Publik juga harus memahami kedudukan, fungsi, peran, dan kewenangan MPR RI dalam sistem ketatanegaraan Indonesia agar mampu menghargai mekanisme demokrasi.
"Pemahaman terhadap konstitusi dan nilai-nilai kebangsaan menjadi modal penting dalam menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia. Masyarakat harus memahami pentingnya menghormati konstitusi serta menjaga kedaulatan rakyat,"
Tujuan sarasehan dan pesan utama
Sarasehan yang digelar bertujuan memberi pemahaman praktis tentang fungsi MPR RI sebagai penjaga konstitusi dan rumah kebangsaan. Kegiatan ini dirancang untuk menjembatani informasi antara lembaga negara dan masyarakat.
Husni menekankan bahwa pemahaman kelembagaan akan meningkatkan kesadaran berkonstitusi di kalangan warga. Ia berharap materi yang disampaikan dapat menjadi rujukan dalam sikap dan perilaku sehari-hari.
"Melalui sarasehan kebangsaan ini, kita ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang peran dan fungsi MPR RI. MPR memiliki tanggung jawab penting dalam kehidupan ketatanegaraan, khususnya berkaitan dengan konstitusi dan kedaulatan rakyat,"
Harapan dan implikasi bagi publik
Husni mengharapkan kegiatan seperti sarasehan tidak berhenti pada pengetahuan semata. Ia mendorong nilai-nilai kebangsaan diwujudkan dalam tindakan nyata setiap hari, sehingga demokrasi dan persatuan bangsa terjaga.
Dengan memperkuat pemahaman konstitusi, kata Husni, masyarakat dapat berperan aktif menjaga kedaulatan rakyat serta mendukung tata kelola negara yang lebih baik.
Catatan: Sarasehan ini menjadi salah satu upaya memperluas wawasan kebangsaan di tingkat lokal dan mengajak warga ikut serta dalam mengawal konstitusi.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Bupati Asahan Lepas Tim Sepakbola Guru ke Piala Gubsu
Bupati Asahan melepas tim sepakbola beranggotakan guru sebanyak 21 pemain untuk berlaga di Piala Gubernur Su...
Sergai FC Menang 4-3 atas Senayan FC di Laga Persahabatan
Sergai FC, diperkuat Wabup Adlin Tambunan, menekuk Senayan FC 4-3 dalam laga persahabatan Jumat sore di lapa...
Duta GenRe Sumut 2026 Dipilih, 34 Finalis Siap Beraksi
Grand Final Duta GenRe Sumut 2026 memilih 34 finalis dari 250 pendaftar untuk bersaing menjadi 12 duta yang...
Duta GenRe Sumut 2026 Terpilih, Siap Perkuat Peran Remaja
Grand Final Duta GenRe Sumut 2026 pilih 12 pemenang dari 34 finalis; targetnya memperkuat peran remaja dalam...
Peserta Sarasehan di Medan Tekankan Peran MPR RI dalam Menjaga Konstitusi
Peserta sarasehan di Medan mendesak penguatan pemahaman peran MPR RI untuk meningkatkan kesadaran konstitusi...
Rico Waas Resmi Sandang Merga Ginting Suka, Janji Pelihara Budaya Karo
Wali Kota Medan Rico Waas disahkan sebagai Merga Ginting Suka pada 7 November; ia berjanji merawat budaya Ka...