Lokal

Sumut Pastikan Guru Honorer Tak Dipecat; Pengedar 'Vape Getar' Ditangkap

Bagikan:
Ilustrasi guru honorer, penangkapan pengedar vape, dan Colour Run di Tapanuli Utara

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan tidak ada guru berstatus honorer atau non-ASN yang diberhentikan menyusul terbitnya Surat Edaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 7 Tahun 2026 tentang penataan tenaga pendidik untuk tahun ajaran 2027. Pernyataan ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Sumut saat menanggapi kekhawatiran tenaga pendidik di tingkat dasar hingga menengah atas.

Pemprov Sumut jamin honorer tetap aman

Kepala Dinas Pendidikan Sumut, Alex Sinulingga, meminta tenaga pendidik berstatus honorer tetap tenang dan tidak cemas. Ia menegaskan pemerintah provinsi akan mengawal proses penataan agar hak dan keberlangsungan tugas para tenaga pendidik tetap terjaga.

Kebijakan pusat itu memang memicu beragam pertanyaan di kalangan guru non-ASN. Namun, Pemprov Sumut menekankan kebijakan bersifat penataan administratif dan belum berarti pemutusan hubungan kerja massal.

Polisi tangkap panglima geng motor pengedar narkoba

Tim Sat Narkoba Polrestabes Medan menangkap seorang panglima geng motor berinisial HZ (26) karena mengedarkan narkoba berbentuk “Vape Getar” bermerek Thugs. Penangkapan terjadi pada Jumat, 15 Mei, di parkiran salah satu hotel di Jalan Mojopahit, Kecamatan Medan Petisah.

Pelaku, warga Dusun IV Desa Deli Tua, Namorambe, tercatat sebagai residivis yang pernah terlibat kasus penganiayaan. Penangkapan berlangsung saat polisi mengendus transaksi narkoba yang hendak dilakukan pelaku.

"Pelaku berhasil ditangkap personel ketika hendak melakukan transaksi satu 'Vape Getar' mengandung narkoba dengan merek Thugs,"

Demikian disampaikan Kasat Narkoba Polrestabes Medan Kompol Rafli Yusuf Nugraha, didampingi Kanit 1 Sat Narkoba AKP Ruspian, saat gelar perkara pada Sabtu, 16 Mei.

Colour Run Tarutung tarik ratusan peserta

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menonjolkan komitmennya mendukung pengembangan potensi daerah lewat kolaborasi acara kreatif. Pada Sabtu, 16 Mei, Kota Tarutung dipenuhi ratusan peserta yang mengikuti kegiatan Colour Run sebagai bagian dari Sepekan Art Festival (SAFEST) Season 6.

Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni P. Lumbantoruan, bersama unsur Forkopimda turut hadir dan ikut meramaikan kegiatan jalan dan lari santai. Acara ini diinisiasi oleh Program Studi Pariwisata Budaya dan Keagamaan dan dimaksudkan mendorong pariwisata berkelanjutan serta partisipasi masyarakat.

Ketiga perkembangan ini mencerminkan dinamika kebijakan pemerintahan daerah, penegakan hukum terhadap peredaran narkoba, dan upaya promosi pariwisata lokal melalui kegiatan komunitas. Pemprov Sumut menjanjikan komunikasi lanjutan terkait penataan tenaga pendidik agar proses berjalan jelas dan adil bagi semua pihak.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait

Komentar (0)

Komentar akan ditinjau sebelum ditampilkan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!