Sumabee Honey Diluncurkan, 195 Warga Jantho Terlibat Budidaya Madu
BANDA ACEH — Produk madu Sumabee Honey resmi diluncurkan pada Rabu (19/8) di Barika Kupi Batoh, Banda Aceh, bertepatan dengan peringatan Hari Orangutan Sedunia. Kegiatan ini melibatkan 195 warga dari delapan kelompok di delapan gampong Kota Jantho dan digarap oleh Fajar Lestari Nursery bersama pendamping Yayasan Ekosistem Lestari.
Program terintegrasi: ekonomi dan pelestarian
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Aceh Besar, Drs Sulaimi MSi, menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, budidaya lebah madu memberi dampak ganda: mendorong perekonomian lokal sekaligus mendukung upaya konservasi lingkungan di sekitar habitat orangutan.
"Budidaya madu seperti ini sangat baik karena mampu menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus mendorong kepedulian terhadap kelestarian lingkungan,"
Skala dan cakupan pelaksanaannya
Proyek Sumabee Honey mulai dikembangkan sejak 2021 sebagai bagian dari kegiatan pelestarian orangutan. Saat ini keterlibatan mencakup delapan kelompok masyarakat di delapan gampong, dengan total 195 peserta yang memelihara lebah di kawasan konservasi dan area yang berdampingan dengan habitat orangutan.
Pendampingan teknis dan manajerial diberikan oleh Yayasan Ekosistem Lestari untuk memastikan praktik budidaya berjalan berkelanjutan dan memberi manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat setempat.
Dari konservasi menuju produk bernilai tambah
Ketua Kelompok Fajar Lestari Nursery, Mukhlisin, menjelaskan bahwa transisi dari kegiatan konservasi ke usaha madu muncul setelah warga melihat potensi ekonomi dari sumber daya alam setempat. Ia optimistis produk lokal itu bisa menembus pasar yang lebih luas, termasuk internasional.
"Kami optimistis madu dari Jantho bisa dipromosikan hingga tingkat internasional, bahkan dikenal seperti Manuka Honey,"
Dukungan ahli internasional
Dalam acara peluncuran, peternak lebah madu asal Amerika Serikat, Joshua, menyoroti keunggulan Indonesia. Ia menyatakan negara ini memiliki keanekaragaman jenis lebah yang besar, membuka peluang untuk pengembangan budidaya beragam varietas madu.
"Indonesia memiliki potensi yang sangat besar karena memiliki banyak jenis lebah madu. Bahkan, ada lebih dari 20 jenis yang berpotensi untuk dibudidayakan,"
Ke depan, pihak terkait berencana meningkatkan kapasitas produksi, standar mutu, dan strategi pemasaran Sumabee Honey agar memberi nilai tambah lebih besar bagi masyarakat Jantho sekaligus mendukung konservasi lingkungan di kawasan orangutan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
BI Luncurkan KKI dan Perluas MDR QRIS 0 Persen untuk Perkuat Ekonomi Digital
BI meluncurkan KKI dan perluas MDR QRIS 0% untuk mendukung UMKM serta akselerasi digitalisasi sistem pembaya...
Wagub Aceh dan Wamendagri Tinjau Blang Padang, Bahas Status Lahan
Wagub Aceh dan Wamendagri meninjau Lapangan Blang Padang (8,9 ha) untuk membahas status lahan, wakaf histori...
Forum KKA Aceh 2025–2030 Dikukuhkan, Wamendagri Hadir
Forum KKA Aceh 2025–2030 dikukuhkan di Banda Aceh; Wamendagri hadir dan tiga isu strategis diajukan ke pemer...
BKPSDM Simalungun Monitoring Administrasi Kepegawaian di Dolok Batunanggar
BKPSDM Simalungun memantau administrasi kepegawaian dan pengembangan SDM di Dolok Batunanggar untuk memastik...
Bupati Tinjau Rehabilitasi Sawah 207 Ha di Humbahas, Progres 95%
Bupati Humbahas meninjau rehabilitasi 207 ha sawah pascabencana 2025; progres keseluruhan 95,12% untuk pemul...
Polres Humbahas Tanam 1,6 Ton Bawang Putih Dukung Swasembada
Polres Humbahas menanam 1,6 ton bawang putih di dua hektare lahan di Desa Ria-Ria pada 19 Agustus sebagai du...