Lokal

Binjai Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Musim Hujan

Bagikan:
Petugas BPBD dan Wali Kota Binjai saat apel kesiapsiagaan menghadapi musim hujan

Binjai — Pemerintah Kota Binjai memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim penghujan dengan penambahan sarana, pemasangan sistem pemantauan, dan penguatan koordinasi lintas OPD. Langkah itu diumumkan Wali Kota Drs. H. Amir Hamzah, M.AP., saat memimpin Apel Gabungan di Lapangan Apel Pemko Binjai, Senin (5/10), untuk mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, luapan sungai, angin kencang, dan pohon tumbang.

Penambahan sarana dan prasarana penanggulangan bencana

Pemko Binjai menggunakan sebagian Dana Transfer ke Daerah (TKD) untuk meningkatkan kapasitas BPBD Kota Binjai. Investasi ini ditujukan agar respons darurat lebih cepat dan efektif.

Sarana dan prasarana yang disalurkan meliputi:

  • 2 unit mobil pemadam kebakaran;
  • 5 unit becak pemadam kebakaran;
  • baju tahan panas dan perlengkapannya;
  • peralatan pencarian dan pertolongan (SAR);
  • 3 unit perahu evakuasi;
  • perangkat komunikasi handy talkie (HT).

Sistem pemantauan dan peringatan dini

Untuk percepatan deteksi perubahan kondisi sungai, Pemko memasang CCTV pemantau Tinggi Muka Air (TMA) pada tiga Daerah Aliran Sungai (DAS): Sungai Bingai, Sungai Bangkatan, dan Sungai Mencirim. Selain itu, 14 unit alarm banjir atau sirene peringatan dini dipasang di titik-titik strategis di ketiga DAS tersebut.

Dengan sistem ini, diharapkan informasi kondisi air dan ancaman banjir dapat tersampaikan lebih cepat kepada masyarakat sehingga evakuasi bisa dilakukan segera.

Kolaborasi lintas OPD

Wali Kota mengapresiasi sinergi yang dibangun BPBD dengan perangkat daerah lain. Kerja sama itu mencakup beberapa kegiatan pencegahan dan mitigasi.

  • Peremajaan pohon bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH);
  • gotong royong pembersihan drainase;
  • pengamanan lalu lintas truk bersama Dinas Perhubungan;
  • koordinasi teknis dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Arah kebijakan dan imbauan pemerintah

Dalam arahannya, Wali Kota menekankan pentingnya kewaspadaan sejak dini dan peran aktif seluruh aparatur serta masyarakat. Ia meminta camat dan lurah memantau lokasi rawan banjir dan memastikan perangkat peringatan berfungsi.

"Hujan adalah berkah, namun juga membawa potensi bencana. Karena itu, kita harus meningkatkan kesiapsiagaan dan melakukan antisipasi sejak dini,"

Wali Kota juga mengingatkan agar masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dan saluran air untuk mencegah penyumbatan yang dapat memperparah banjir.

"Seluruh personel BPBD agar terus menjaga kesiapsiagaan selama 24 jam dan memastikan seluruh peralatan operasional dirawat serta dapat digunakan secara optimal ketika dibutuhkan,"

Langkah-langkah yang diambil Pemko Binjai mencerminkan upaya terpadu antara peningkatan kapasitas operasional dan pencegahan berbasis komunitas. Ke depan, pemantauan dan evaluasi berkala direncanakan untuk memastikan sistem peringatan dan alat penanggulangan berfungsi saat musim penghujan masih berlangsung.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait