Sarune Children Choir Raih Juara II di SICC 2026
Doloksanggul – Sarune Children Choir (SCC) binaan Sarune Art meraih penghargaan tertinggi pada Samosir International Choir Competition (SICC) yang digelar di Samosir, Sumatera Utara, 24-27 September 2026. SCC keluar sebagai Juara II pada kategori Children Choir dengan nilai 88,48.
Hasil lomba dan peringkat
Di kategori Children Choir, peringkat utama diraih tim dengan nilai 90,73, sementara posisi ketiga memperoleh nilai 84,25. Selain itu, SCC tampil menonjol di kategori Folksong—kategori tanpa batas usia—dengan skor 84,20 dan masuk nominasi sepuluh besar serta mendapat gold medal.
Penghargaan khusus dan penilaian juri
SCC juga memperoleh penghargaan khusus Special Award: Promising Choir. Penghargaan ini diberikan oleh dewan juri yang beranggotakan wakil dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Latvia, dan Singapura.
- Children Choir — Juara II: nilai 88,48
- Folksong — Top 10 dan gold medal: nilai 84,20
- Special Award: Promising Choir — dari 10 tim dewan juri internasional
Reaksi tim dan proses persiapan
Mewakili pihak Sarune Art, Velerius Sondi Silalahi menyatakan bahwa prestasi ini merupakan buah kerja keras, komitmen, disiplin, dan konsistensi. SCC baru berjalan sekitar tujuh bulan namun sudah mampu bersaing di level internasional.
"Pencapaian ini, tentu tidak terlepas dari dukungan semua pihak termasuk orangtua peserta, tim official serta pembina Sarune Art. Kepada semua pihak yang memberikan dukungan baik doa, materi, waktu dan energy, kami sampaikan trimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya,"
Conductor SCC, Naomi Lumban Gaol, menegaskan keberhasilan lahir dari latihan intensif selama tujuh bulan dan dukungan penuh orangtua serta tim official. Naomi menilai sekitar 80 persen keberhasilan datang dari dukungan orangtua dan official, sedangkan sisanya dari anak-anak itu sendiri.
"Keberhasilan itu diraih melalui proses latihan intensif selama tujuh bulan, disiplin, serta dukungan penuh dari orangtua, para pembina, dan tim official,"
Agenda ke depan dan misi budaya
Owner Sarune Art, Martahan Sitohang, menyatakan prestasi ini bukan akhir, melainkan pijakan untuk target yang lebih tinggi. Tim berencana menargetkan kompetisi internasional di luar negeri dan memperluas misi seni budaya Humbahas ke kancah global.
"Target yang lebih tinggi tentu ada. Seiring waktu dan proses, kita ingin kembali mengikuti kegiatan internasional, bahkan menjalin kerja sama dengan negara lain untuk membawa misi seni dan budaya dengan melibatkan anak-anak,"
Sarune Art berharap prestasi ini menjadi motivasi berkelanjutan. Mereka membuka ruang kolaborasi dengan sanggar, komunitas seni, dan pemerintah daerah untuk mengembangkan potensi seni di Humbahas. Disiplin dan menikmati proses latihan dijadikan kunci utama agar anak-anak terus menorehkan prestasi.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Wanita Tuna Wicara Bernama Menik Dilaporkan Hilang di Batubara
Menik, wanita tuna wicara berusia 63 tahun, dilaporkan hilang dari rumah di Padang Genting, Batubara sejak 1...
Putra Putri Bonapasogit 2026: Pemenang dan Harapan Bupati Taput
Putra Putri Bonapasogit 2026 di Tarutung menghasilkan enam pemenang; pemerintah berharap mereka menjadi duta...
Samosir Dapat Irigasi 15 km dan 20 Jembatan lewat Sinergi TNI
Samosir mulai bangun irigasi perpipaan 15 km dan rehabilitasi 20 jembatan lewat sinergi Pemkab, TNI, dan Kem...
Rico Waas Minta Al Jam'iyatul Washliyah Medan Perkuat Peran
Wali Kota Medan Rico Waas mendorong Al Jam'iyatul Washliyah Medan 2026–2031 memperkuat peran dalam agama, pe...
Tabligh Akbar IPHI Sumut Santuni 200 Anak Yatim Pasca Muktamar
PW IPHI Sumut menggelar Tabligh Akbar di Deli Serdang, diikuti ~1.000 jamaah dan santuni 200 anak yatim seba...
Rico Waas: Pelantikan ICMI Muda Medan Harus Jadi Aksi Nyata
Wali Kota Medan Rico Waas minta ICMI Muda Medan yang baru dilantik langsung bergerak dengan roadmap kerja da...