Kementan Pastikan Stok Hewan Kurban 2026 Aman dan Mencukupi
Kementerian Pertanian memastikan ketersediaan hewan kurban untuk Iduladha 1447 H/2026 dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Pernyataan disampaikan pada 14 Mei 2026, setelah perhitungan potensi pasokan nasional dan proyeksi kebutuhan menjelang perayaan.
Stok nasional dan besaran surplus
Menurut Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner Kementan, potensi ketersediaan hewan kurban tahun ini mencapai 3.246.000 ekor lebih. Sementara kebutuhan nasional diperkirakan sekitar 2.355.000 ekor. Dengan demikian, terdapat surplus sekitar 891.000 ekor hewan kurban secara nasional.
Potensi ketersediaannya mencapai 3.246.000 ekor lebih, sedangkan kebutuhan diperkirakan sekitar 2.355.000 ekor.
Distribusi regional dan kondisi harga
Distribusi hewan kurban tersebar relatif merata di berbagai daerah. Namun ada sentra utama pemasok untuk jenis ternak tertentu. Pasokan sapi terbesar berasal dari wilayah Indonesia bagian timur, seperti Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Jawa Timur.
Sementara itu, populasi kambing dan domba paling banyak berada di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Meski permintaan meningkat menjelang Iduladha, kondisi pasar dinilai masih stabil.
Walaupun kebutuhan tinggi, suplai juga memadai. Sehingga harga secara umum masih bisa distabilkan.
Pengawasan kesehatan hewan
Pemerintah memperkuat pengawasan kesehatan hewan kurban bersama pemerintah daerah. Langkah yang dijalankan meliputi program vaksinasi dan pemeriksaan kesehatan oleh dokter hewan serta petugas kesehatan hewan.
Tujuan pengawasan ini adalah memastikan hewan kurban bebas dari penyakit hewan menular strategis maupun zoonosis, sehingga daging yang disembelih aman dikonsumsi.
Situasi khusus: Kabupaten Lebak
Kebutuhan hewan kurban di Kabupaten Lebak diproyeksi mengalami kenaikan dibanding tahun lalu, menjadi sekitar 8.000 ekor. Kenaikan didorong oleh meningkatnya minat masyarakat untuk berkurban.
Untuk kebutuhan Iduladha tahun ini diproyeksikan mencapai 8.000 ekor. Terdiri atas 445 kerbau, 846 sapi, 6.409 domba, dan 300 kambing.
Sebagian besar kebutuhan di Lebak dipenuhi dari peternak lokal, terutama untuk kerbau dan kambing. Namun domba dan sapi masih didatangkan dari provinsi lain seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Lampung.
- Kerbau: 445 ekor
- Sapi: 846 ekor
- Domba: 6.409 ekor
- Kambing: 300 ekor
Pemerintah daerah di Lebak juga memperketat pengawasan terhadap kesehatan hewan di lapak penjualan ternak untuk menjamin kualitas hewan yang akan dikurban.
Penutup
Dengan potensi pasokan yang melebihi kebutuhan nasional dan pengawasan kesehatan yang diperkuat, Kementan menilai kesiapan menghadapi Iduladha 2026 memadai. Pemerintah akan terus menjalankan program vaksinasi dan pemeriksaan untuk memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat hingga hari penyembelihan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemenbud Usulkan Tari Zapin ke UNESCO untuk Perkuat Pelestarian
Kementerian Kebudayaan mengusulkan Tari Zapin ke UNESCO (29 Sept 2026) untuk memperkuat pelestarian lintas g...
Korlantas Buka Layanan Blokir ETLE di Samsat Seluruh Indonesia
Korlantas membuka layanan pengurusan blokir ETLE langsung di Samsat mulai 30 September 2026 untuk memudahkan...
STNK Digital Resmi Berlaku, Pengendara Tak Perlu Bawa STNK Fisik
Korlantas luncurkan STNK Digital lewat aplikasi Digital Korlantas; dokumen elektronik ini setara hukum denga...
Basarnas Alihkan Pencarian Jurnalis ke Operasi SAR Rutin
Basarnas tetap melanjutkan pencarian lima jurnalis lewat operasi SAR rutin; pencarian berlangsung 24 jam ses...
Wamensos Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan
Wamensos mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan; Pemkab sediakan lahan 8,1 ha untuk m...
Menko Pangan Tawarkan Insentif Karbon untuk Investor Hijau
Menko Pangan Zulkifli Hasan tawarkan insentif pasar karbon untuk tarik investasi hijau di sektor pangan, sam...