Stok Beras Nasional 28 Juta Ton Aman Hadapi El Nino
Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, memastikan cadangan beras nasional aman menghadapi potensi El Nino. Pernyataan itu disampaikan saat kunjungan ke Desa Kebalankulon, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Sabtu, 30 Mei 2026. Dia menyebut total stok beras saat ini mencapai sekitar 28 juta ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional selama sekitar 11 bulan.
Rincian sumber stok dan kecukupan
Cadangan beras terdiri dari beberapa sumber. Antara lain stok yang tersimpan di Perum Bulog, tanaman padi yang masih di lahan dan segera dipanen, serta beras yang beredar di masyarakat. Menurut pemerintah, kombinasi ketiga sumber ini menjamin ketersediaan pangan nasional dalam jangka menengah.
"Cadangan beras kita, baik yang tersimpan di Bulog, yang masih standing crop dan segera dipanen, maupun yang beredar di masyarakat, totalnya sekitar 28 juta ton,"
Sudaryono menegaskan perhitungan tersebut menjadi dasar pemerintah untuk menyusun langkah antisipasi. Estimasi cakupan 11 bulan menjadi acuan dalam penyiapan kebijakan distribusi dan cadangan strategis.
Gerakan Tanam dan peningkatan luas tanam
Pada kunjungan itu, Sudaryono bersama Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy meninjau Gerakan Tanam padi seluas 750 hektar di Kabupaten Lamongan. Penanaman memakai varietas Inpari 32 sebagai bagian upaya meningkatkan produksi pangan.
"Kalau ingin panennya lebih banyak maka tanamnya harus lebih banyak. Karena itu pemerintah memastikan seluruh kebutuhan produksi dipenuhi agar petani bisa meningkatkan luas tanam dan produktivitasnya,"
Pemerintah menekankan ketersediaan input produksi. Air irigasi, benih, pupuk, serta alat dan mesin pertanian dijamin tersedia untuk mendukung perluasan tanam tersebut.
Mitigasi perubahan iklim dan dukungan infrastruktur
Selain percepatan tanam, Kementerian Pertanian memperkuat mitigasi perubahan iklim melalui revitalisasi jaringan irigasi. Sejak 2024, kementerian telah menyalurkan hampir 100 ribu unit pompa air ke berbagai wilayah untuk menjaga produktivitas pertanian saat curah hujan menurun.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menyampaikan bahwa program itu berdampak nyata di daerahnya. Ketersediaan pupuk yang lebih mudah diakses menjadi salah satu faktor penopang produksi lokal.
"Alhamdulillah pupuk di Kabupaten Lamongan saat ini aman, tersedia dengan mudah dan harga yang terjangkau. Ini menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga produktivitas pertanian di Lamongan,"
Penutup: kesiapan menghadapi musim kering
Pemerintah menilai kombinasi cadangan beras, percepatan tanam, dan penguatan irigasi menciptakan kesiapan menghadapi potensi El Nino. Dengan stok sekitar 28 juta ton, pemerintah menyatakan ada ruang manuver selama kurang lebih 11 bulan untuk mengatur distribusi dan dukungan kepada petani. Pemantauan dan penyesuaian kebijakan akan terus dilakukan sesuai perkembangan kondisi lapangan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemkomdigi Tindaklanjuti Putusan MK soal Sisa Kuota Internet
Kemkomdigi akan menindaklanjuti Putusan MK yang mewajibkan penyedia menjaga sisa kuota pelanggan agar tetap...
MUI Perkuat Persahabatan RI-Palestina Lewat Program Beasiswa
MUI memperkuat persahabatan Indonesia-Palestina lewat program beasiswa bagi pelajar Palestina yang dibiayai...
Operasi SAR KM Nurul Salsa Ditutup, 14 Penumpang Masih Hilang
Operasi SAR KM Nurul Salsa di perairan Selayar ditutup setelah 10 hari; 58 selamat, 4 meninggal, dan 14 masi...
MK Wajibkan Operator Sediakan Pilihan agar Sisa Kuota Tak Hangus
MK memerintahkan operator menyediakan pilihan agar sisa kuota internet tetap aktif dan bisa digunakan hingga...
Menteri PU: Berita ASN Meninggal karena Cuti Ditolak Adalah Hoaks
Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan kabar ASN meninggal akibat cuti sakit ditolak adalah hoaks; pemeriksaan...
KSP: Babinsa dan Bhabinkamtibmas Hanya Dampingi Petugas Pajak
KSP menegaskan Babinsa dan Bhabinkamtibmas hanya mendampingi petugas DJP, tanpa kewenangan penagihan atau pe...