Penumpang Stasiun Ngunut Naik 11,73% pada Jan–Mei 2026
Volume pergerakan penumpang di Stasiun Ngunut meningkat sebesar 11,73 persen pada periode Januari hingga Mei 2026, mencapai 9.735 orang. Data ini dilaporkan manajemen PT Kereta Api Indonesia (KAI) pada Selasa, 16 Juni 2026. Stasiun kelas dua di Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, mencatat 5.248 keberangkatan dan 4.487 kedatangan sepanjang periode tersebut.
Pertumbuhan penumpang dan rincian angka
Peningkatan penumpang terjadi pada dua kategori utama. Penumpang yang berangkat dari stasiun mengalami kenaikan lebih tinggi dibanding penumpang yang turun. Manajemen KAI menyampaikan laporan resmi pergerakan penumpang sesuai data operasional periode awal tahun.
| Kategori | Jumlah (Jan–Mei 2026) | Kenaikan |
|---|---|---|
| Total penumpang | 9.735 orang | 11,73% |
| Berangkat | 5.248 orang | 12,47% |
| Turun | 4.487 orang | 10,87% |
Peran stasiun bagi mobilitas lokal
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menekankan posisi stasiun sebagai infrastruktur penting bagi mobilitas warga. Kehadiran stasiun memudahkan akses ke pusat pendidikan, tempat kerja, pasar, dan pelayanan kesehatan, serta menghubungkan warga ke kota lain dengan jadwal yang lebih teratur dan biaya yang terjangkau.
Stasiun Ngunut memperlihatkan bagaimana kereta api tetap menjadi bagian penting dari mobilitas masyarakat daerah. Kehadirannya membantu warga menjangkau pusat pendidikan, tempat kerja, pasar, layanan kesehatan, dan kota-kota lain dengan perjalanan yang lebih terjadwal dan terjangkau
Rute dan layanan
Stasiun Ngunut melayani beberapa layanan jarak jauh dan commuter yang menghubungkan kawasan timur Tulungagung. Pilihan perjalanan yang tersedia mendukung kebutuhan lokal maupun antarkota.
- KA Brantas
- KA Singasari
- KA Matarmaja
- Commuter Line Dhoho dan Commuter Line Penataran untuk rute lokal
Dampak ekonomi dan pariwisata
Menurut publikasi kependudukan setempat, Kecamatan Ngunut terdiri dari 18 desa dan kelurahan dengan populasi sekitar 85 ribu jiwa. Lokasi stasiun yang berdekatan dengan Pasar Rakyat Ngunut serta pusat pertokoan mendukung aktivitas perdagangan dan industri rumah tangga setempat.
Bagi masyarakat Ngunut, stasiun adalah akses menuju kesempatan yang lebih luas. Dari stasiun ini, warga dapat berangkat bekerja, menempuh pendidikan, menjalankan aktivitas perdagangan, dan menjaga hubungan keluarga antarkota.
Karena itu, KAI terus menjaga layanan di stasiun-stasiun daerah agar manfaat kereta api semakin dirasakan masyarakat
Keberadaan layanan kereta juga membuka peluang pariwisata ke destinasi alam seperti Ranu Gumbolo dan Puncak Jowin, serta kawasan kuliner di sekitar pasar tradisional.
Imbauan bagi calon penumpang
Manajemen KAI mengimbau calon penumpang untuk merencanakan perjalanan melalui aplikasi Access by KAI dan memastikan jadwal keberangkatan sebelum berangkat. Langkah ini ditujukan untuk mengoptimalkan pengalaman perjalanan dan mengurangi risiko keterlambatan akibat perubahan jadwal.
Dengan peningkatan penumpang ini, Stasiun Ngunut dipandang semakin penting dalam jaringan transportasi regional dan bagi peningkatan akses ekonomi masyarakat setempat.
Berita Terkait
Menkeu Promosikan Panda Bond di Tiongkok untuk Diversifikasi Pembiayaan
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa promosi Panda Bond di Tiongkok (16-19 Juni 2026) untuk diversifikasi pembiayaan...
Rosan: Penguatan IHSG Cerminkan Optimisme Investor
Menteri Investasi Rosan Roeslani menyebut penguatan IHSG sebagai tanda optimisme investor, sambil mengingatk...
Kemenhub: Rute Jakarta–Muara Bungo Didorong Jadi Penggerak Ekonomi
Kemenhub menyambut perdana Batik Air rute Jakarta–Muara Bungo pada 15 Juni 2026 dan berharap konektivitas ba...
Harga Pertamax Naik, Ojol Pilih Tetap Pakai Pertalite
Pengemudi ojol di Depok tetap memakai Pertalite meski Pertamax naik per 10 Juni 2026; mereka prioritaskan or...
Harga Emas Antam Stabil, Ini Daftar Harga per 16 Juni 2026
Emas Antam stabil pada 16 Juni 2026; 1 gram Rp2.729.000 dan buyback Rp2.500.000. Simak daftar lengkap harga...
Harga Emas Pegadaian Naik: Galeri24 Rp2.718.000, UBS Rp2.737.000
Harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian menguat pada 16 Juni 2026; Galeri24 Rp2.718.000/gram, UBS Rp2.737.0...