KAI Percepat Proyek Stasiun Bogor untuk Layani 155 Juta
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mempercepat pengembangan peron jalur 6, 7, dan 8 di Stasiun Bogor untuk menjawab lonjakan penumpang yang mencapai 155.009.997 orang pada 2025. Pekerjaan fisik dimulai pertengahan April 2026 dan ditargetkan rampung pada Juli 2026. Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, meninjau langsung progres proyek bersama direksi pada 1 Juni 2026.
Percepatan proyek dan target operasional
Pembangunan peron berlangsung melampaui target awal. Percepatan ini dimaksudkan agar armada komuter dapat beroperasi hingga 12 rangkaian kereta, sehingga kapasitas harian meningkat. KAI menyatakan percepatan bertujuan memenuhi kebutuhan mobilitas yang terus tumbuh di koridor Bogor Line.
"Alhamdulillah, pekerjaan pengembangan peron jalur 6, 7, dan 8 di Stasiun Bogor berjalan lebih cepat dari target yang telah ditetapkan. Percepatan ini menjadi kabar baik karena kapasitas layanan dapat segera ditingkatkan untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus tumbuh di Bogor Line,"
Lonjakan penumpang yang mendorong pembangunan
Manajemen KAI mencatat kenaikan penumpang komuter sejak pemulihan transportasi pada 2022. Angka itu mendorong kebutuhan peningkatan prasarana untuk menjaga kelancaran layanan harian.
"Bogor Line merupakan koridor dengan volume pelanggan terbesar di jaringan Commuter Line Jabodetabek. Karena itu, peningkatan kapasitas dan kualitas layanan akan terus kami lakukan secara bertahap. Pengembangan Stasiun Bogor, penguatan konektivitas melalui Bogor Paledang, serta integrasi antarmoda menjadi bagian dari upaya KAI menghadirkan perjalanan yang semakin mudah, nyaman, dan terhubung bagi masyarakat,"
Data pergerakan penumpang
Berikut rangkuman perkembangan jumlah penumpang pada koridor Bogor Line dan pergerakan di Stasiun Bogor serta layanan KA Pangrango.
| Periode | Penumpang (orang) |
|---|---|
| 2022 | 102.054.022 |
| 2023 | 133.040.885 |
| 2024 | 145.920.264 |
| 2025 | 155.009.997 |
| 2026 (s.d. April) | 51.868.066 |
| Keterangan | 2023 | 2024 | 2025 |
|---|---|---|---|
| Stasiun Bogor - Penumpang Masuk | - | 17.124.802 | 18.199.619 |
| Stasiun Bogor - Penumpang Keluar | - | 17.276.284 | 18.171.350 |
| KA Pangrango (Bogor–Sukabumi) | 786.001 | 874.789 | 1.109.398 |
Integrasi stasiun dan antarmoda
Stasiun Bogor kini terhubung dengan Stasiun Bogor Paledang melalui jembatan layang (skybridge). Fasilitas ini memudahkan perpindahan penumpang ke layanan KA Pangrango menuju Sukabumi. Peningkatan konektivitas juga menjadi bagian dari strategi KAI untuk mengefektifkan perjalanan antarmoda.
Implikasi dan jadwal penyelesaian
Dengan percepatan pembangunan, kapasitas layanan di Bogor Line diharapkan meningkat lebih cepat, menurunkan kepadatan dan memperlancar mobilitas pekerja serta pelajar. KAI menargetkan seluruh pekerjaan rampung pada Juli 2026 dan akan melanjutkan penyesuaian operasional sesuai perkembangan proyek.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Regulasi dan Insentif Fiskal Kunci Pengembangan Industri Menengah
Regulasi jelas dan jaminan insentif fiskal dinilai penting untuk mempercepat pengembangan industri menengah...
Bisnis Kopi Solo Melaju Seiring Perubahan Gaya Hidup
Bisnis kopi di Solo berkembang karena gaya hidup, wisata, dan inovasi UMKM; peluang besar bagi kedai lokal y...
Harga Emas Antam Turun Tajam ke Rp2.605.000/gram
Harga emas Antam 24 Juli 2026 turun ke Rp2.605.000/gram, minus Rp35.000; buyback Rp2.345.000/gram. Ketentuan...
INALUM Buka Program Magang, Ajak Talenta Muda Belajar di Industri
INALUM membuka program magang untuk talenta muda belajar langsung di industri nasional, memperkuat keterampi...
Serangan Hama Ganggu Padi di Pasrujambe dan Senduro, Lumajang
Tanaman padi di Pasrujambe dan Senduro, Lumajang, diserang wereng, burung, dan tikus; P3NA Jatim minta penda...
INALUM Dorong Jurnalisme Lingkungan, Hadirkan 65 Karya IN-Journal II
INALUM mendorong jurnalisme lingkungan lewat IN-Journal Chapter II yang menampilkan 65 karya untuk memperkua...