Serangan Hama Ganggu Padi di Pasrujambe dan Senduro, Lumajang
Tanaman padi milik petani di Kecamatan Pasrujambe dan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dilaporkan terserang berbagai hama sejak beberapa hari terakhir. Serangan yang terjadi pada masa menjelang panen ini memicu kekhawatiran petani dan permintaan pendataan cepat dari organisasi tani setempat.
Kronologi dan jenis hama
Ketua Perkumpulan Petani Pangan Nasional (P3NA) Jawa Timur, Iskak Subagio, menerima laporan dari petani di dua kecamatan tersebut dalam beberapa hari terakhir. Keluhan datang terkait serangan wereng, gangguan burung, dan aktivitas tikus yang mengganggu tanaman padi.
"luas pasti belum terdata cuman area Kecamatan Pasrujambe dan Senduro terlapor demikian,"
Iskak menyampaikan keterangan itu pada 24 Juli 2026. Ia menegaskan data luasan lahan terdampak masih belum terhimpun secara pasti sehingga angka kerugian belum dapat dipastikan.
Upaya penanganan oleh petani
Untuk mengurangi kerugian, petani telah melakukan sejumlah langkah mitigasi langsung di lapangan. Tindakan yang dilakukan antara lain:
- Penyemprotan insektisida untuk menekan populasi wereng.
- Pemasangan alat pengusir untuk mengurangi serangan burung pemakan padi.
- Pengendalian tikus secara manual dan pemasangan perangkap di area sawah.
Meskipun langkah-langkah ini bersifat reaktif, para petani berharap tindakan cepat dapat mencegah kerusakan yang lebih luas menjelang panen.
Permintaan pendataan dan dampak potensial
P3NA Jawa Timur mendesak dinas pertanian setempat untuk segera turun ke lapangan melakukan pendataan dan memberikan pendampingan teknis. Pendataan dianggap penting untuk merumuskan langkah pengendalian terpadu dan bantuan yang tepat sasaran.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang mengenai luas lahan terdampak maupun rencana penanganan. Tanpa data resmi, upaya mitigasi dan alokasi sumber daya berisiko kurang efektif.
Implikasi dan langkah ke depan
Serangan hama pada masa mendekati panen berpotensi menurunkan hasil produksi dan pendapatan petani. Jika tidak segera ditangani secara terpadu, serangan dapat meluas ke wilayah lain di kabupaten.
P3NA mendorong kolaborasi antara petani, dinas terkait, dan penyuluh pertanian untuk melakukan survei cepat, pengendalian hama berbasis IPM (integrated pest management), dan penyediaan bantuan input pertanian jika diperlukan.
Pemulihan produksi padi di Lumajang bergantung pada kecepatan pendataan dan efektivitas langkah pengendalian yang akan diambil dalam beberapa hari mendatang.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
TP PKK OKU Timur Maksimalkan Anggaran, Fokus Manfaat ke Keluarga
TP PKK OKU Timur lakukan monitoring dan pendampingan 10 Program Pokok PKK di Madang Suku 1 untuk memastikan...
Sertifikasi Halal Jadi Modal UMKM Bangun Kepercayaan Konsumen
Sertifikasi halal harus dijalankan sebagai komitmen produksi bagi UMKM agar kepercayaan konsumen terjaga; pr...
Peran BUMN Minerba Perlu Diperkuat, Setoran Negara Belum Optimal
Pemerintah diminta memperkuat peran BUMN di sektor minerba karena kekayaan USD4 triliun belum tercermin pada...
Literasi Keuangan Diperkuat untuk Cegah Aktivitas Ilegal
Anis Byarwati minta literasi keuangan diperkuat melalui kolaborasi DPR, OJK, BSI, dan media untuk cegah akti...
Menkop Dorong Koperasi Manfaatkan Dana Bergulir di Borobudur Expo
Menteri Koperasi mendorong pemanfaatan dana bergulir lewat LPDB di Borobudur Expo 17-20 Sept 2026 untuk memp...
Harga Emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Naik 19 Sept 2026
Harga emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian naik pada 19 Sept 2026, masing-masing Rp16.000 dan Rp15.000 per gra...