Harga Emas Antam Turun Tajam ke Rp2.605.000/gram
Harga emas Antam 24 karat pada perdagangan Jumat, 24 Juli 2026 kembali tertekan. Harga jual tercatat berada di Rp2.605.000 per gram, turun sekitar Rp35.000 dibandingkan hari sebelumnya.
Pergerakan harga hari ini
Pantauan dari aplikasi harga Antam menunjukkan grafik kembali merah pada penutupan perdagangan Jumat. Penurunan ini menandai koreksi pada pasar logam mulia setelah beberapa hari bergerak variatif.
Sementara itu, pasar tetap memperhitungkan faktor permintaan dan likuiditas. Penurunan nominal ini juga tercermin pada harga pembelian kembali (buyback) yang lebih rendah.
Harga per ukuran
Berikut rincian harga jual dan buyback yang dipantau pada perdagangan Jumat, 24 Juli 2026:
| Produk | Berat | Harga |
|---|---|---|
| Emas Antam (jual) | 1 gram | Rp2.605.000 |
| Emas Antam (jual) | 0,5 gram | Rp1.352.500 |
| Emas Antam (jual) | 1 kilogram (1.000 gram) | Rp2.545.600.000 |
| Emas Antam (buyback) | 1 gram | Rp2.345.000 |
Ketentuan pajak pembelian
Bagi pembeli emas batangan, perlu diingat ada kewajiban pajak sesuai aturan pemerintah. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34 Tahun 2017, transaksi pembelian emas batangan dikenai PPh Pasal 22 sebesar 0,9 persen.
Namun, jika pembeli menunjukkan nomor NPWP pada saat transaksi, tarif PPh dapat dipotong menjadi 0,45 persen. Ketentuan ini penting untuk diperhatikan dalam perencanaan pembelian dan penjualan kembali.
Secara keseluruhan, penurunan harga emas Antam pada 24 Juli 2026 membawa peluang bagi sebagian investor untuk akumulasi. Namun, pelaku pasar disarankan memantau pergerakan harga global dan kondisi likuiditas sebelum melakukan keputusan beli atau jual.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...