Kemnaker Gratiskan Sertifikasi untuk Alumni MagangHub
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka fasilitas sertifikasi kompetensi gratis untuk alumni Program Magang Nasional (MagangHub). Kebijakan ini diumumkan pada Senin, 1 Juni 2026, sebagai langkah memperkuat kesiapan kerja dan meningkatkan daya saing lulusan pemagangan di pasar tenaga kerja.
Tujuan dan dasar program
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengatakan sertifikasi kompetensi merupakan pengakuan formal atas keterampilan yang diperoleh peserta selama magang. Program ini diberikan tanpa biaya dan mengacu pada skema yang diterbitkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
"Sertifikasi kompetensi menjadi bukti pengakuan atas kemampuan yang dimiliki peserta. Sehingga, dapat meningkatkan daya saing mereka di dunia kerja," kata Yassierli.
Skema, pendaftaran, dan mekanisme uji
Alumni MagangHub yang ingin mendapat sertifikat harus mendaftar secara daring. Setelah pendaftaran, peserta dapat memilih skema sertifikasi yang sesuai dengan kompetensi dan pengalaman magang mereka.
"Setelah mendaftar secara online, pelaksanaan uji kompetensi dilakukan secara offline atau tatap muka. Tepatnya di 21 Lembaga Sertifikasi Profesi melalui jaringan UPTP Kemnaker yang tersebar di berbagai daerah," ujar Yassierli.
Pelaksanaan uji dilakukan oleh 21 Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang berada dalam jaringan Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) Kemnaker. Fasilitas tersedia di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) serta Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) di berbagai wilayah.
Rincian fasilitas dan target peserta
Program ini menyediakan beberapa pilihan dan jaringan pengujian untuk memudahkan akses alumni. Poin utama program meliputi:
- 15 skema sertifikasi yang dapat dipilih sesuai bidang kompetensi;
- 21 LSP di bawah jaringan UPTP Kemnaker untuk uji tatap muka;
- Sertifikasi diterbitkan sesuai standar BNSP dan tidak dikenakan biaya.
Dampak dan prospek
Kemnaker berharap sertifikasi akan menjadi bekal tambahan yang memudahkan penyerapan lulusan ke sektor industri. Dengan pengakuan formal, lulusan tidak hanya memiliki pengalaman praktik, tetapi juga bukti kompetensi yang diakui secara nasional.
Program MagangHub terus diperluas dengan target menjangkau hingga 150 ribu peserta pada 2026. Integrasi pemagangan dengan sertifikasi diharapkan memperkuat peluang kerja bagi peserta dan memenuhi kebutuhan tenaga kerja terampil di pasar.
Informasi lebih lanjut dan pendaftaran daring dapat diakses melalui situs resmi Kemnaker.
Berita Terkait
Menperin: 2,07 Juta IKM Pangan Jadi Sektor Pemberdayaan
Menperin sebut IKM pangan 2,07 juta unit jadi sektor pemberdayaan, menyumbang 46,63% IKM nasional dan menunj...
Cara Daftar Subsidi Tepat Pertamina untuk Pertalite dan Solar
Panduan lengkap mendaftar program Subsidi Tepat Pertalite dan Solar lewat MyPertamina, syarat, langkah verif...
Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Avtur hingga 10%
Pertamina Patra Niaga menurunkan harga avtur hingga 10% sejak 1 Juni 2026 di 72 AFT, mengikuti tren penuruna...
Harga BBM Juni 2026: Solar Turun, Pertamax Turbo Naik
Pembaruan harga BBM Pertamina per Juni 2026: solar nonsubsidi turun, Pertamax Turbo naik. Berikut rincian ha...
Purbaya: DSI Diharap Dongkrak Pendapatan Negara
Pemerintah mulai terapkan ekspor satu pintu lewat DSI per 1 Juni 2026 untuk tekan praktik under-invoicing da...
KAI Services Sajikan Kuliner Banyuwangi di Empat Rute Kereta
KAI Services mulai menyajikan kuliner khas Banyuwangi pada empat rute kereta sejak Mei 2026, bekerja sama de...